Tuesday, July 14, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Melemah Pasca Rilis Data PMI Caixin China Yang Turun

Must Read

CEO OKEx, Jay Hao: Dogecoin Bukanlah Lelucon

Jay Hao - CEO pertukaran crypto utama OKEx - membuat pernyataan positif tentang meme cryptocurrency Dogecoin (DOGE).

Kesulitan Penambangan Bitcoin Mencapai Rekor Tertinggi 17,3 Triliun

Setelah tingkat hash Bitcoin rekor tinggi pekan lalu, penyesuaian kesulitan terbaru melihat perubahan + 9,89%, membawa level...

Korea Selatan akan Mengeluarkan Pajak Crypto Sebesar 20%

Anggota sektor swasta Korea Selatan baru-baru ini membahas RUU perpajakan terkait crypto yang dimaksudkan untuk menetapkan pajak...

Hari ini Dolar Australia melemah sebesar 0,45 persen terhadap Dolar AS dan menuju ke level harga 0,7241. Pelemahan mata uang Aussie terjadi ketika diperdagangkan di sesi Asia Jumat (1/2) dan merupakan momentum pelemahan setelah mencapai level tertinggi di bulan Desember lalu. Dolar Australia sering digunakan sebagai pengukur bagaimana kekuatan sentimen resiko global terhadap aset beresiko. Turunnya Aussie terjadi setelah rilis data ekonomi mengenai PMI Caixin dengan hasil negatif.

Dilaporkan oleh IHS Markit dan Caixin, PMI China sektor manufaktur memperlihatkan penurunan dari angka 49,7 menjadi 48,3 untuk bulan Januari. Riset oleh IHS Markit dan Caixin menunjukkan sebuah hasil yang lebih buruk dari prediksi awal riset yang hanya turun di angka 49,5 saja. Kondisi ini dapat menggambarkan bagaimana lesunya pada sektor manufaktur di China untuk awal tahun ini. Dolar Australia melemah karena dampak tidak langsung dari perekonomian China

Data-data ekonomi dari China yang dirilis sering digunakan sebagai pengukur bagaimana tingkat perlambatan ekonomi global. PMI Caixin yang turun membuat para pelaku pasar dan investor menyimpulkan kondisi pertumbuhan global yang mengkhawatirkan. Beberapa negara yang menggantungkan dari ekspor seperti Jepang, Korea Selatan juga merasakan hal serupa pelemahan PMI.

Sementara itu ditempat lain AIG merilis Indeks Manufaktur Australia yang memperlihatkan sebuah data positif yang memuaskan. Indeks Manufaktur naik dari angka 49,5 menjadi 52,5 untuk bulan Januari yang menandakan perbaikan situasi bisnis di Australia. Walaupaun data dalam negeri sangat positif tetap tidak mampu mendongkrak Aussie untuk naik lebih tinggi.

Sentimen resiko pasar yang menguat membuat Dolar Austrlia melemah dan justru menguntungkan jenis aset-aset safe haven seperti Yen Jepang. Saat ini sentimen resiko pasar sedang terus mengawasi negosiasi dagang AS-China. Hasil dari negosiasi sangat berpengaruh terhadap kondisi sentimen resiko.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

CEO OKEx, Jay Hao: Dogecoin Bukanlah Lelucon

Jay Hao - CEO pertukaran crypto utama OKEx - membuat pernyataan positif tentang meme cryptocurrency Dogecoin (DOGE).

Kesulitan Penambangan Bitcoin Mencapai Rekor Tertinggi 17,3 Triliun

Setelah tingkat hash Bitcoin rekor tinggi pekan lalu, penyesuaian kesulitan terbaru melihat perubahan + 9,89%, membawa level ke level tertinggi baru sepanjang...

Korea Selatan akan Mengeluarkan Pajak Crypto Sebesar 20%

Anggota sektor swasta Korea Selatan baru-baru ini membahas RUU perpajakan terkait crypto yang dimaksudkan untuk menetapkan pajak capital gain untuk cryptocurrency. Selama...

Co-Founder Ketiga Scam Centra Tech Akan Mengaku Bersalah

Sohrab Sharma, salah satu pendiri perusahaan cryptocurrency Centra Tech menghadapi tuduhan terkait penipuan koin awal senilai $ 25 juta, dilaporkan berencana untuk...

Coincheck Mendukung Perdagangan untuk Token BAT

Pertukaran cryptocurrency yang berbasis di Jepang, Coincheck, akan segera menawarkan dukungan bagi pemegang token BAT. Menurut pengumuman 13 Juli...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -