Friday, December 13, 2019
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Melemah Pasca Rilis Data PMI Caixin China Yang Turun

Must Read

Lagarde: ‘Kita Lebih Baik Jadi yang Terdepan’ dalam Stablecoin

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde, mengatakan bahwa lembaga keuangan harus berada di depan kurva mengenai...

Coinbase Pro Menambah Dukungan Untuk Perdagangan Token Orchid

Coinbase, exchanger crypto asal Amerika, telah menambahkan dukungan untuk token Orchid (OXT) pada platform perdagangan profesionalnya, Coinbase...

BlockFi akan Menawarkan Akun Crypto yang Berbunga Pertama di Washington

Perusahaan pemberi pinjaman Cryptocurrency BlockFi mengumumkan dalam sebuah email bahwa mereka memperoleh lisensi pengiriman uang (MTL) di...

Hari ini Dolar Australia melemah sebesar 0,45 persen terhadap Dolar AS dan menuju ke level harga 0,7241. Pelemahan mata uang Aussie terjadi ketika diperdagangkan di sesi Asia Jumat (1/2) dan merupakan momentum pelemahan setelah mencapai level tertinggi di bulan Desember lalu. Dolar Australia sering digunakan sebagai pengukur bagaimana kekuatan sentimen resiko global terhadap aset beresiko. Turunnya Aussie terjadi setelah rilis data ekonomi mengenai PMI Caixin dengan hasil negatif.

Dilaporkan oleh IHS Markit dan Caixin, PMI China sektor manufaktur memperlihatkan penurunan dari angka 49,7 menjadi 48,3 untuk bulan Januari. Riset oleh IHS Markit dan Caixin menunjukkan sebuah hasil yang lebih buruk dari prediksi awal riset yang hanya turun di angka 49,5 saja. Kondisi ini dapat menggambarkan bagaimana lesunya pada sektor manufaktur di China untuk awal tahun ini. Dolar Australia melemah karena dampak tidak langsung dari perekonomian China

Data-data ekonomi dari China yang dirilis sering digunakan sebagai pengukur bagaimana tingkat perlambatan ekonomi global. PMI Caixin yang turun membuat para pelaku pasar dan investor menyimpulkan kondisi pertumbuhan global yang mengkhawatirkan. Beberapa negara yang menggantungkan dari ekspor seperti Jepang, Korea Selatan juga merasakan hal serupa pelemahan PMI.

Sementara itu ditempat lain AIG merilis Indeks Manufaktur Australia yang memperlihatkan sebuah data positif yang memuaskan. Indeks Manufaktur naik dari angka 49,5 menjadi 52,5 untuk bulan Januari yang menandakan perbaikan situasi bisnis di Australia. Walaupaun data dalam negeri sangat positif tetap tidak mampu mendongkrak Aussie untuk naik lebih tinggi.

Sentimen resiko pasar yang menguat membuat Dolar Austrlia melemah dan justru menguntungkan jenis aset-aset safe haven seperti Yen Jepang. Saat ini sentimen resiko pasar sedang terus mengawasi negosiasi dagang AS-China. Hasil dari negosiasi sangat berpengaruh terhadap kondisi sentimen resiko.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Lagarde: ‘Kita Lebih Baik Jadi yang Terdepan’ dalam Stablecoin

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde, mengatakan bahwa lembaga keuangan harus berada di depan kurva mengenai...

Coinbase Pro Menambah Dukungan Untuk Perdagangan Token Orchid

Coinbase, exchanger crypto asal Amerika, telah menambahkan dukungan untuk token Orchid (OXT) pada platform perdagangan profesionalnya, Coinbase Pro. Menurut...

BlockFi akan Menawarkan Akun Crypto yang Berbunga Pertama di Washington

Perusahaan pemberi pinjaman Cryptocurrency BlockFi mengumumkan dalam sebuah email bahwa mereka memperoleh lisensi pengiriman uang (MTL) di negara bagian Washington di Amerika...

Raksasa Asuransi Kesehatan AS Menguji Blockchain untuk Mengamankan Data Medis

Anthem, perusahaan asuransi kesehatan terbesar kedua di Amerika Serikat, berencana menggunakan teknologi blockchain untuk mengamankan data medis semua 40 juta anggotanya selama...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 13 Desember 2019

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -