Monday, August 10, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Melemah Setelah Westpac Revisi Akan Ada Penurunan Suku Bunga Tiga Kali Di 2019

Must Read

Bitcoin Hampir Sebesar Bank of America

Semua modal spekulatif yang diinvestasikan dalam Bitcoin (BTC) saat ini berjumlah hanya beberapa miliar dolar di bawah...

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan...

EURUSD Hari Ini Tanpa Arah Menunggu Berita Stimulus AS dan Pembaruan Arah Risiko

Arah EURUSD hari ini tampak tidak begitu jelas hanya naik turun ketika berhadapan dengan Dolar AS di...

Perdagangan pasangan mata uang antara Dolar Australia terhadap Dolar AS hari ini dalam bias bearish  saat sesi dagang kawasan Asia di hari Jumat pagi. Pelemahan Aussie ini bisa disebabkan oleh revisi yang dilakukan Westpac mengenai prediksi penurunan suku bunga Australia. Westpac melakukan revisi penurunan suku bunga Australia dari sebelumnya di 2 kali menjadi 3 kali selama tahun 2019 ini.

Dampaknya pasangan mata uang AUDUSD sedang diperdagangkan sekitar level harga 0,6892 setelah sebelumnya mengalai penurunan dari SMA 200. Pelemahan Aussie terlihat turun dari level harga 0,6905 menuju ke sekitar 0,6883. Westpac sendiri merupakan salah satu dari 4 bank besar yang ada di Australia dan menaikannya harapan kepada bank sentral Australia untuk menurunkan suku bunga menuju ke 0,75 persen pada bulan November mendatang. Saat awal pekan ini kemarin bank sentral Australia juga telah melakukan revisi mengenai waktu prediksi penurunan suku bunga dari Agustus dan November menuju ke Juni dan Agustus.

Saat ini di pasar keuangan memang telah beredar kabar bahwa bank sentral Australia akan memangkas suku bung sebanyak dua kali dan masih bertahan sampai sekarang. Dengan adanya pernyataan dari Westpac mengenai revisi penurunan suku bunga maka beresiko menekan Dolar Australia dan menyulitkannya untuk mengalami penguatan. Saat ini pada kontrak berjangka di indeks S&P 500 telah mengalami penguatan sebesar 0,30 persen yang bisa mendorong pembelian Dolar AS.

Dolar Australia akan terus dalam tekanan bearish dan bisa lebih besar lagi jika memang bank besar lain senada dengan keputusan Westpac bahwa akan ada penurunan suku bunga sebanyak tiga kali selama tahun 2019. Sehingga jika hal ini terjadi, Dolar AS akan mendominasi pasangan AUDUSD.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bitcoin Hampir Sebesar Bank of America

Semua modal spekulatif yang diinvestasikan dalam Bitcoin (BTC) saat ini berjumlah hanya beberapa miliar dolar di bawah...

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan kenaikan 0,16%. Dengan momentum Poundsterling...

EURUSD Hari Ini Tanpa Arah Menunggu Berita Stimulus AS dan Pembaruan Arah Risiko

Arah EURUSD hari ini tampak tidak begitu jelas hanya naik turun ketika berhadapan dengan Dolar AS di sepanjang sesi Asia hari Senin...

Harga Minyak Mentah Berpeluang Naik Pasca Komentar Aramco, Arah Risiko Akan Terus Diperhatikan

Beberapa saat yang lalu ada berita yang langsung meluas mengenai komentar yang disampaikan oleh produsen minyak Arab Saudi yaitu Aramco. Pasca komentar...

Data China Gagal Membawa AUDJPY Naik, Dolar Australia Terbebani Masalah Dalam Negeri

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia melemah lebih panjang sepanjang sesi Asia hari Senin ini (10/8). Mata uang Dolar Australia gagal untuk...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -