Sunday, December 8, 2019
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Melemah Setelah Westpac Revisi Akan Ada Penurunan Suku Bunga Tiga Kali Di 2019

Must Read

FSOC: Adopsi Stablecoin Bisa Berdampak pada Ekonomi

FSOC - Sebuah panel regulator keuangan senior di Amerika Serikat telah memperingatkan publik tentang risiko stablecoin dan...

Microsoft Mengumumkan Token Lencana pada Blockchain Ethereum

Platform cloud berkemampuan blockchain Microsoft, Microsoft Azure, mengumumkan "Azure Heroes", sebuah blockchain non-fungible token (NFT) yang ditujukan...

Rusia: Nornickel Mulai Menguji Platform Perdagangan Digital

Raksasa pertambangan dan peleburan Rusia, Nornickel, telah mulai menguji platform digitalnya untuk perdagangan logam.

Perdagangan pasangan mata uang antara Dolar Australia terhadap Dolar AS hari ini dalam bias bearish  saat sesi dagang kawasan Asia di hari Jumat pagi. Pelemahan Aussie ini bisa disebabkan oleh revisi yang dilakukan Westpac mengenai prediksi penurunan suku bunga Australia. Westpac melakukan revisi penurunan suku bunga Australia dari sebelumnya di 2 kali menjadi 3 kali selama tahun 2019 ini.

Dampaknya pasangan mata uang AUDUSD sedang diperdagangkan sekitar level harga 0,6892 setelah sebelumnya mengalai penurunan dari SMA 200. Pelemahan Aussie terlihat turun dari level harga 0,6905 menuju ke sekitar 0,6883. Westpac sendiri merupakan salah satu dari 4 bank besar yang ada di Australia dan menaikannya harapan kepada bank sentral Australia untuk menurunkan suku bunga menuju ke 0,75 persen pada bulan November mendatang. Saat awal pekan ini kemarin bank sentral Australia juga telah melakukan revisi mengenai waktu prediksi penurunan suku bunga dari Agustus dan November menuju ke Juni dan Agustus.

Saat ini di pasar keuangan memang telah beredar kabar bahwa bank sentral Australia akan memangkas suku bung sebanyak dua kali dan masih bertahan sampai sekarang. Dengan adanya pernyataan dari Westpac mengenai revisi penurunan suku bunga maka beresiko menekan Dolar Australia dan menyulitkannya untuk mengalami penguatan. Saat ini pada kontrak berjangka di indeks S&P 500 telah mengalami penguatan sebesar 0,30 persen yang bisa mendorong pembelian Dolar AS.

Dolar Australia akan terus dalam tekanan bearish dan bisa lebih besar lagi jika memang bank besar lain senada dengan keputusan Westpac bahwa akan ada penurunan suku bunga sebanyak tiga kali selama tahun 2019. Sehingga jika hal ini terjadi, Dolar AS akan mendominasi pasangan AUDUSD.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

FSOC: Adopsi Stablecoin Bisa Berdampak pada Ekonomi

FSOC - Sebuah panel regulator keuangan senior di Amerika Serikat telah memperingatkan publik tentang risiko stablecoin dan...

Microsoft Mengumumkan Token Lencana pada Blockchain Ethereum

Platform cloud berkemampuan blockchain Microsoft, Microsoft Azure, mengumumkan "Azure Heroes", sebuah blockchain non-fungible token (NFT) yang ditujukan untuk memberi penghargaan kepada komunitas...

Rusia: Nornickel Mulai Menguji Platform Perdagangan Digital

Raksasa pertambangan dan peleburan Rusia, Nornickel, telah mulai menguji platform digitalnya untuk perdagangan logam. Seperti yang dilaporkan Bloomberg pada...

UE Tak Akan Membiarkan Stablecoin Masuk Pasar Sampai Risiko Diatasi

Tidak ada proyek stablecoin global yang akan mulai beroperasi di Uni Eropa (UE) sampai risiko terkait dengan kedaulatan moneter ditangani, menurut otoritas...

Dolar AS dalam Penurunan Mingguan karena Ketegangan Data dan Perdagangan

Dolar AS mengalami kerugian selama satu minggu pada awal hari ini, dilanda kegelisahan pada perdagangan dan sinyal beragam tentang ekonomi AS, sementara...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -