Monday, January 20, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Melemah Setelah Westpac Revisi Akan Ada Penurunan Suku Bunga Tiga Kali Di 2019

Must Read

Chainalysis Menemukan Teroris yang Memperbaiki Operasi Pembiayaan Menggunakan Crypto

Sebuah studi baru oleh Chainalysis menemukan bahwa teroris memperbaiki operasi pembiayaan mereka menggunakan cryptocurrency.

Senator Oklahoma sedang mengerjakan RUU untuk Lembaga Blockchain yang Didukung Negara

Senator Oklahoma Nathan Dahm menulis undang-undang (RUU) baru untuk negaranya yang ingin membangun lembaga keuangan inovatif yang...

Bank Crypto Seba Akan Menaikkan Modal $ 95 Juta

Seba, sebuah bank aset digital muda yang berbasis di Swiss yang memegang lisensi regulasi, berupaya untuk meningkatkan...

Perdagangan pasangan mata uang antara Dolar Australia terhadap Dolar AS hari ini dalam bias bearish  saat sesi dagang kawasan Asia di hari Jumat pagi. Pelemahan Aussie ini bisa disebabkan oleh revisi yang dilakukan Westpac mengenai prediksi penurunan suku bunga Australia. Westpac melakukan revisi penurunan suku bunga Australia dari sebelumnya di 2 kali menjadi 3 kali selama tahun 2019 ini.

Dampaknya pasangan mata uang AUDUSD sedang diperdagangkan sekitar level harga 0,6892 setelah sebelumnya mengalai penurunan dari SMA 200. Pelemahan Aussie terlihat turun dari level harga 0,6905 menuju ke sekitar 0,6883. Westpac sendiri merupakan salah satu dari 4 bank besar yang ada di Australia dan menaikannya harapan kepada bank sentral Australia untuk menurunkan suku bunga menuju ke 0,75 persen pada bulan November mendatang. Saat awal pekan ini kemarin bank sentral Australia juga telah melakukan revisi mengenai waktu prediksi penurunan suku bunga dari Agustus dan November menuju ke Juni dan Agustus.

Saat ini di pasar keuangan memang telah beredar kabar bahwa bank sentral Australia akan memangkas suku bung sebanyak dua kali dan masih bertahan sampai sekarang. Dengan adanya pernyataan dari Westpac mengenai revisi penurunan suku bunga maka beresiko menekan Dolar Australia dan menyulitkannya untuk mengalami penguatan. Saat ini pada kontrak berjangka di indeks S&P 500 telah mengalami penguatan sebesar 0,30 persen yang bisa mendorong pembelian Dolar AS.

Dolar Australia akan terus dalam tekanan bearish dan bisa lebih besar lagi jika memang bank besar lain senada dengan keputusan Westpac bahwa akan ada penurunan suku bunga sebanyak tiga kali selama tahun 2019. Sehingga jika hal ini terjadi, Dolar AS akan mendominasi pasangan AUDUSD.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Chainalysis Menemukan Teroris yang Memperbaiki Operasi Pembiayaan Menggunakan Crypto

Sebuah studi baru oleh Chainalysis menemukan bahwa teroris memperbaiki operasi pembiayaan mereka menggunakan cryptocurrency.

Senator Oklahoma sedang mengerjakan RUU untuk Lembaga Blockchain yang Didukung Negara

Senator Oklahoma Nathan Dahm menulis undang-undang (RUU) baru untuk negaranya yang ingin membangun lembaga keuangan inovatif yang didukung negara di sekitar teknologi...

Bank Crypto Seba Akan Menaikkan Modal $ 95 Juta

Seba, sebuah bank aset digital muda yang berbasis di Swiss yang memegang lisensi regulasi, berupaya untuk meningkatkan modal sekunder untuk mengumpulkan lebih...

Brexit Kian Dekat, PM Johnson Mendorong Hubungan Dagang yang Lebih Dalam dengan Afrika

Brexit - Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, akan menyerukan hubungan investasi yang lebih dalam antara Inggris dan Afrika pada pertemuan puncak para...

Peter Schiff Kehilangan Bitcoinnya: Memiliki Crypto Adalah ‘Ide Buruk’

Pada 19 Januari, crypto skeptic dan gold bug terkenal, Peter Schiff, mengklaim di Twitter bahwa ia telah kehilangan akses ke dompet Bitcoin-nya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -