Tuesday, August 9, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Menguat Membawa AUDJPY Lebih Tinggi Pasca Pengangguran Aussie Turun

Must Read

Buterin: Penskalaan lapisan-2 akan membuat pembayaran kripto ‘masuk akal’ lagi

Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, berpendapat bahwa pembayaran crypto akan sekali lagi “masuk akal,” karena biaya transaksi akan...

Minyak Didekat Terendah Multi-Bulan Karena Kekhawatiran Permintaan

Harga minyak naik tipis dari posisi terendah multi-bulan pada hari Senin karena kekhawatiran yang tersisa tentang melemahnya...

Dolar Melemah Karena Pasar Mata Uang Mundur dari Penguatan NFP

Dolar jatuh pada hari Senin, kehilangan beberapa keuntungan yang diperolehnya dari data pekerjaan AS Jumat, karena pasar...

Mata uang Dolar Australia menguat ketika sesi Asia berlangsung di hari Kamis (17/12) melawan Yen Jepang. Penguatan itu telah mengirimkan pasangan AUDJPY menuju ke nilai tukar tertinggi dalam dua hari terakhir pada 78,53 atau naik 0,14%. Dolar Australia dalam nada pembelian yang cukup signifikan setelah rilis data ketenagakerjaan yang sangat menggembirakan.

Kemudian dukungan lain yang membawa Dolar Australia menguat adalah sikap optimis pasar global terhadap vaksin virus orona. Kemudian harapan pemulihan ekonomi global juga mendorong permintaan aset-aset berisiko menguat. Walaupun masalah yang terjadi antara AS dan China akan mengancam nada kenaikan AUDJPY.

Beberapa saat sebelumnya, Kantor Statistika Australia merilis data mengenai penambahan pekerjaan musiman untuk November 2020. Data itu mengalami pertumbuhan sampai 90 ribu, lebih tinggi dari apa yang diharapkan sebelumnya. Dengan penambahan pekerjaan itu, maka membantu tingkat pengangguran menjadi lebih baik menuju 6,8% dari prediksi 7,0%.

Dolar Australia menguat pasca data itu karena ada harapan ekonomi kawasan Australia bisa bangkit lebih baik lagi. Selain itu juga bisa mengurangi tekanan yang diterima RBA dalam memutuskan kebijakan moneter kedepannya.

Sebelumnya, AUDJPY sempat turun ketika anggota Senat AS memutuskan meninggalkan gedung utama pasca pembicaraan utama dana stimulus. Hal itu menghidupkan ketakutan terjadi suatu masalah pada RUU stimulus. Padahal RUU itu diharapkan akan disampaikan pada hari Kamis ini.

Beban lain yang diterima sebelumnya adalah konflik antara AS dan China yang kembali meningkat. Beberapa waktu terakhir Reuters memberitakan bahwa militer China menolak ikut pada pertemuan dengan rekan militer AS. kemudian Wakil Dagang AS R. Lighthizer juga meminta kepada Joe Biden agar tidak meringankan beban tarif kepada China saat menjabat Presiden AS.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Buterin: Penskalaan lapisan-2 akan membuat pembayaran kripto ‘masuk akal’ lagi

Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, berpendapat bahwa pembayaran crypto akan sekali lagi “masuk akal,” karena biaya transaksi akan...

Minyak Didekat Terendah Multi-Bulan Karena Kekhawatiran Permintaan

Harga minyak naik tipis dari posisi terendah multi-bulan pada hari Senin karena kekhawatiran yang tersisa tentang melemahnya permintaan di belakang prospek ekonomi...

Dolar Melemah Karena Pasar Mata Uang Mundur dari Penguatan NFP

Dolar jatuh pada hari Senin, kehilangan beberapa keuntungan yang diperolehnya dari data pekerjaan AS Jumat, karena pasar mata uang menarik kembali reaksi...

Minyak Merosot di Tengah Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun pada hari Senin, melayang di dekat posisi terendah multi-bulan, karena kekhawatiran resesi merusak prospek permintaan dan data menunjukkan pemulihan...

Dolar Perpanjang Kenaikan vs Yen Karena Meningkatnya Taruhan Kenaikan Fed yang Besar

Dolar memperpanjang reli terbaiknya terhadap yen sejak pertengahan Juni pada Senin, didukung oleh imbal hasil Treasury yang lebih tinggi setelah data pekerjaan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -