Saturday, January 22, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Menguat Setelah Minat Pasar Terhadap Aset Beresiko Naik

Must Read

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang...

Perdagangan mata uang Dolar Australia menguat pada hari ini Senin (18/2) terhadap lawannya yaitu Dolar AS. Penguatan mata uang Aussie terjadi ketika perdagangan pada sesi kawasan Eropa dan mendaki sekitar 0,25 persen menuju ke kisaran level harga 0.7153. Penyebab mata uang Aussie mulai banyak peminat bukan karena perbaikan data ekonomoi dalam negeri, melainkan karena meningkatnya minat pasar terhadap aset beresiko dan berkaitan dengan bank-bank AS yang libur.

Pasar mengalami peningkatan harapan terhadap hasil akhir negosiasi dagang AS-China. Karena pemaparan perwakilan dari pejabat kedua negara yang memperlihatkan sebuah sikap optimis dari hasil negosiasi kedua negara. Para pelaku pasar sangat optimis terjadi sebuah kesepakatan dagang antara AS-China. Disaat yang bersamaan perdagangan pada bursa saham juga menguat cukup tinggi. Mata uang beresiko seperti Dolar Australia menguat bersama dengan beberapa mata uang komoditas lainnya.

Minat pasar yang melonjak kembali kepada aset-aset beresiko membuat mata uang komoditas dan juga Poundsterling mendominasi pasar uang. Pada pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Dolar AS tampak menanjak cukup tinggi. Dolar Australia menguat hari ini sebesar 0,25 persen berada di level harga 0.7153. Sementara itu pada pasangan Dolar New Zealand juga mengalami penguatan 0,12 persen terhadap Dolar AS menuju ke level harga 0.6869. Tapi perdagangan hari ini terlihat akan kekurangan kekuatan karena minim sekali data ekonomi yang mampu menggerakkan pasar dengan besar.

Besok menjadi hari yang cukup penting dengan rilis beberapa data ekonomi mengenai rilis hasil notulensi pada rapat membahas kebijakan oleh fed Januari lalu dan notulensi rapat kebijakan RBA untuk bulan Februari. Secara umum pasar melihat adanya sinyal pernyataan dovish dari kedua bank sentral tersebut. Fokus saat ini akan tertuju bagaimana pernyataan bank sentral dan faktor apa saja yang menyebabkan kondisi dovish tersebut.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika serikat berkat sentimen pasar yang...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang lalu. Di sesi sebelumnya, minyak...

Minyak Turun, Investor Mulai Mengambil Keuntungan

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia, setelah naik ke level tertinggi tujuh tahun di awal pekan. Investor juga mencerna peningkatan yang...

Dolar Turun, Investor Pantau Inflasi dan Pengetatan Moneter Fed

Dolar melemah pada Jumat pagi di Asia. Kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap tinggi dan bahwa Federal Reserve AS akan memperketat kebijakan moneternya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -