Wednesday, May 18, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Menunggu Neraca Dagang China Untuk Pergerakan Ke Depan

Must Read

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku...

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat...

Hari Jumat (12/4) mendekati penutupan pekan perdagangan mata uang Dolar Australia mengalami pergerakan menuju ke 0.7130 terhadap Dolar AS. Kondisi ini terjadi pasca rilis mengenai tinjauan terhadap tingkat stabilitas keuangan di bank sentral Australia. Dalam rilis tersebut, RBA sebagai bank sentral mengungkapkan bahwa pada sektor pasar perumahan yang memiliki dampak ekonomi dalam negeri saat ini dapat menjadi tolak ukur bahwa pertumbuhan global sedang dalam kondisi yang lemah.

Perdagangan mata uang Dolar Australia sebelumnya memang mendapat banyak sekali dukungan seperti kabar positif dari pembicaraan AS dengan China dan juga pelemahan Dolar AS yang lebih lanjut. Tapi beberapa waktu terakhir USD mengalami peningkatan karena data lokal dan disokong oleh laporan dari Aussie dan juga China yang melambat membuat pasangan AUDJPY kembali menurun ke kawasan terendah bulan Desember lalu. Saat ini para pelaku pasar dan investor akan lebih fokus ke laporan data mengenai neraca perdagangan dari China untuk menentukan arah lebih pergerakan ke depan.

Tinjauan terhadap kondisi keuangan bank sentral Australia mengungkapkan bahwa proyeksi pertumbuhan mungkin saja akan ada revisi untuk penurunan, bahkan bisa anjlok lebih dalam lagi. Selain itu RBA juga menyampaikan bahwa ada kerentanan dalam proses perdagangan dengan mitranya. Hal ini membuat Dolar Australia sedikit melemah dan diperburuk laporan ekonomi China yang kurang optimis.

Sebelumnya AUDUSD mengalami penguatan cukup moderat karena pembaruan kabar yang positif dari perdagangan AS dengan China. Tapi pelemahan Aussie sudah dimulai sejak Kamis kemarin dan didukung data AS yang optimis, membuat AUDUSD sedikit tersungkur. Setela laporan tinjauan keuangan RBA, pasar bisa mulai dokus ke data China yang rencananya akan dirilis pada pukul 10:00 WIB nanti.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku sejak 2018.

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat dapat mengurangi beberapa pembatasan pada...

Dolar Terpukul Selera Risiko yang Kembali

Dolar jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Selasa, mundur dari tertinggi dua dekade terhadap sekeranjang mata uang utama, karena meningkatnya selera...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 18 Mei 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -