Dolar AS mundur tipis pada perdagangan pagi di Asia sementara dolar Australia menguat setelah harga naik lebih dari yang diharapkan.

Indeks Dolar AS yang melacak greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya turun 0,03% ke 93,92 pada 21:40 ET (01:40 GMT).

Pasangan USD/JPY turun 0,05% menjadi 114,08. Pelemahan yen sejak sesi perdagangan sebelumnya setelah negara tersebut melaporkan kenaikan harga produsen yang lebih lambat dari perkiraan pada hari Selasa telah mendorong mata uang Jepang melewati level JPY114 terhadap dolar, level yang disentuh minggu lalu untuk pertama kalinya sejak 2016 .

Pasangan USD/CNY turun 0,04% menjadi 6,3830. Pasangan AUD/USD naik 0,34% menjadi 0,7524 sedangkan pasangan NZD/USD turun 0,17% menjadi 0,7161.

Di Australia, harga konsumen inti naik lebih cepat dari yang diharapkan selama kuartal terakhir, naik 2,1% pada kuartal ketiga, dibandingkan dengan kenaikan 1,8% yang diharapkan. Peningkatan tersebut menempatkan ukuran dalam target Reserve Bank of Australia (RBA) sebesar 2-3% untuk pertama kalinya dalam enam tahun, menurut data dari Biro Statistik Australia. Kenaikan mengirim mata uang lebih tinggi setelah data dirilis di pagi hari di Sydney.

Indeks harga konsumen utama Australia naik 3% pada kuartal ketiga tahun ini, sedikit lebih rendah dari perkiraan luas 3,1%, Bloomberg melaporkan.

“Kenaikan kuat dalam inflasi yang mendasari akan menjaga tekanan pada RBA untuk terus mengurangi stimulus moneter di bulan-bulan mendatang,” Ben Udy, seorang ekonom di Capital Economics mengatakan kepada Reuters.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here