Friday, December 9, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Naik Setelah Inflasi Konsumen Optimis, Didukung Pemulihan Risiko Global

Must Read

Dolar Lesu Karena Kekhawatiran Resesi

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa Jumat karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi AS menuju resesi, menjelang...

Hong Kong Akan Terapkan UU TradFi untuk Pertukaran Kripto

Dewan legislatif Hong Kong telah mengesahkan amandemen baru terhadap anti-pencucian uang (AML) dan sistem pembiayaan teroris untuk...

Survei: Lebih dari 90% Konsumen Penasaran dengan Metaverse

Terlepas dari kondisi pasar yang bergejolak selama setahun terakhir, metaverse dan utilitas potensialnya tetap stabil di benak...

Permintaan mata uang Dolar Australia naik saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (29/4). Kenaikan itu membuat pasangan AUDUSD mampu bergerak naik menuju ke level paling tinggi dalam tujuh pekan terakhir. Dorongan utama Dolar Australia datang dari data Aussie tentang inflasi kuartal pertama 2020 dengan hasil yang optimis. Selain itu bias bearish di sekitar Dolar AS membantu pasangan untuk naik lebih tinggi lagi.

Beberapa saat yang lalu Australia merilis data mengenai inflasi kuartal pertama yang lebih baik dari harapan sebelumnya. Data inflasi konsumen mengalami kenaikan menuju ke 2,2% tahun ke tahun lebih tinggi dari harapan awal di 2,0%. Sementara itu dalam kuartal ke kuartal juga naik ke 0,3% lebih tinggi dari harapan awal di 0,2%. IHK rata-rata juga lebih tinggi dari harapan menuju ke 1,8% tahun ke tahun dan 0,5% kuartal ke kuartal.

Sementara itu nada pemulihan risiko pada akhirnya juga membantu Dolar Australia naik hari ini. Tolak ukur sentimen risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun juga bergerak positif menuju ke 0,62%. 

Untuk S&P 500 juga mengalami kenaikan di atas 0,70% saat sesi Asia masih berlangsung hari ini. Sayangnya untuk saham Asia diperdagangkan dengan sinyal campuran dengan Nikkei Jepang bersama NZX 50 yang turun tipis dan ASX 200 bersama Kospi yang naik tipis.

Dolar Australia naik saat ini juga mendapatkan dukungan dari optimisme pasar setelah meluasnya harapan pembukaan kembali ekonomi di beberapa negara utama. Namun panasnya hubungan AS dan China mengenai tuduhan virus Corona akan membebani pemulihan risiko baru-baru ini. Data PDB awal AS dan pertemuan FOMC akan menjadi katalis penggerak saat sesi Amerika berlangsung.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Lesu Karena Kekhawatiran Resesi

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa Jumat karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi AS menuju resesi, menjelang...

Hong Kong Akan Terapkan UU TradFi untuk Pertukaran Kripto

Dewan legislatif Hong Kong telah mengesahkan amandemen baru terhadap anti-pencucian uang (AML) dan sistem pembiayaan teroris untuk memasukkan penyedia layanan aset virtual.

Survei: Lebih dari 90% Konsumen Penasaran dengan Metaverse

Terlepas dari kondisi pasar yang bergejolak selama setahun terakhir, metaverse dan utilitas potensialnya tetap stabil di benak konsumen. Menurut...

Pengembang Ethereum Targetkan Maret 2023 untuk Hard Fork Shanghai

Menurut sebuah diskusi di Pertemuan Pengembang Inti Ethereum ke-151 pada 8 Desember, pemrogram inti telah menetapkan tenggat waktu tentatif Maret 2023 untuk...

Dolar Tergelincir Jelang Kian Dekatnya Rapat Bank Sentral

Dolar melemah pada hari Jumat karena kekhawatiran atas perlambatan di Amerika Serikat meningkat, dengan para pedagang waspada menjelang serangkaian pertemuan bank sentral...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -