Monday, February 24, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Pulih Ringan Setelah Pembaruan Risiko, AUDUSD Masih Dalam Tren Menurun

Must Read

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS....

Pergerakan pada pasangan mata uang AUDUSD terpantau mengalami penurunan yang lebih panjang saat sesi Asia berlangsung. Bahkan Dolar Australia bearish mencapai ke level paling rendah dalam enam pekan terakhir di hari Rabu ini (22/1). Tapi pada akhirnya AUDUSD mampu kembali mendaki walaupun hanya beberapa pips saja.

Secara luas AUDUSD masih terus memperpanjang trend bearish yang dibangun beberapa hari sebelumnya. Sepanjang hari ini, Dolar Australia bearish panjang dalam lima sesi dagang beruntun. Salah satu faktor penyebab lemahnya permintaan AUD adalah adanya wabah virus Corona yang sedang menyerang China. Para pelaku pasar dan investor khawatir bahwa virus mematikan itu akan bisa menyebar sampai ke seluruh dunia.

Selain dari China, pelemahan AUDUSD juga disebabkan adanya momentum pembelian cukup kuat di sekitar mata uang Dolar AS. Saat ini pasangan sudah sangat dekat dengan level paling rendah yang dicetak pada 11 Desember lalu.

Permintaan Dolar AS masih cukup kuat karena ekspektasi pelonggaran kebijakan oleh Fed mulai memudar dengan perlahan. Beberapa rilis data ekonomi dari AS yang sangat optimis akan memaksa bank sentral AS untuk kembali memikirkan kebijakan moneter selanjutnya dan mempertahankan sikap melihat dan menunggu perkembangan. Kenaikan pada imbal hasil obligasi Treasury AS juga turut membuat USD lebih unggul.

Namun beberapa waktu terakhir Dolar Australia bearish tampaknya mulai bangkit meskipun secara tren masih menurun. Sentimen risiko global beberapa waktu terakhir mengalami pemulihan ditandai dengan nada positif di sekitar ekuitas global. 

Sehingga penurunan AUDUSD lebih dalam bisa dibatasi dengan baik. Selanjutnya para pelaku pasar dan investor mungkin akan tetap fokus ke dinamika pergerakan selera risiko karena minimnya data yang menjadi penggerak pasar.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya dan saat ini berada di...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS. Namun secara luas pasangan AUDUSD...

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -