Thursday, July 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Stagnan Akibat Kabar Positif China dan Ekonomi Australia Memburuk

Must Read

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor.

Dolar Australia stagnan pada perdagangan hari ini Rabu (16/1) dan hanya bergerak dikisaran level harga perdagangan 0.7205 terhadap Dolar AS. Kondisi pergerakan dengan area sempit ini terjadi pada saat sesi perdagangan kawasan Eropa. Penyebab utamanya adalah setelah bank sentral China merilis laporan bahwa sudah melakukan penyuntikandana ke dalam sistem keuangan dengan tujuan untuk stimulus moneter. Dolar Australia juga didukung oleh adanya sikap optimis pelaku pasar setelah pengumuman voting Brexit yang ditolak dan sesuai prediksi pasar. Tapi laporan dalam negeri mengenai sentimen konsumen justru membuat kenaikan Aussie tertahan.

Data sentimen konsumen dirilis oleh Westpac yang memperlihatkan penurunan menuju ke angka -4,7 persen untuk bulan Januari. Sebelumnya data ini sempat membaik pada bulan Desember dengan angka +1 persen. Angka ini menjadi level terburuk pada tiga tahun terakhir dan membuat perdagangan Dolar Australia stagnan. Dampaknya terjadi kenaikkan tingkat pesimisme terhadap ekonomi Ausralia.

Beberapa pekan terakhir beberapa data ekonomi Australia dilaporkan mengecewakan. Hal ini memicu pupusnya harapan Reverse Bank of Australia untuk menaikkan suku bunga pada tahun ini. Rumor tersebut tapi tidak begitu dihiraukan oleh pasar karena terpengaruh langkah positif dari China mengenai suntikan dana stimulus moneter. Data ekonomi yang seimbang membuat Dolar Australia stagnan terhadap Dolar AS pada perdagangan hari ini.

Pemerintah China melakukan suntikan dana dengan tujuan untuk melakukan penanggulangan akibat faktor musiman yang sering terjadi seperti pembayaran pajak dan juga untuk penanggulangan menaiknya permintaan uang tunai karena hari raya Imlek yang semakin dekat. Kabar suntikan dana stimulus ini membuat Dolar Australia mampu menahan kabar-kabar negatif perekonomian mereka. Sehingga kondisinya saat ini pada beberapa pasangan mata uang tampak stagnan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi serangan baru terhadap dompet perangkat...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor. Volvo sebelumnya menggunakan solusi...

‘How Are We’ Telah Ditokenisasikan di Blockchain Ethereum

How Are We, sebuah kolaborasi seni pertunjukan yang terdiri dari 15 karya pendek yang difilmkan dalam karantina COVID-19, telah di hash dan...

Matic Network Meluncurkan Program Inisiatif untuk Adopsi Mainnet

Solusi skalabilitas Blockchain, Matic, merilis berita tentang program “Inisiatif Pengembang Skala Besar” pada 8 Juli. Program ini dimaksudkan untuk mendorong adopsi mainnet,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -