Friday, July 1, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Australia Turun Spontan Setelah Keputusan Moneter Terbaru RBA

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Saat sesi perdagangan akhir Asia di hari Selasa (2/2), pasangan AUDUSD mengalami penurunan dan mematahkan segala aksi bullish sebelumnya. Dolar Australia turun membawa pasangan terjun sampai menuju ke nilai tukar 0,7640 dari sebelumnya pada 0,7660. Salah satu alasan yang membawa AUDUSD menjadi lebih rendah adalah keputusan kebijakan moneter terbaru dari RBA beberapa menit sebelumnya.

Secara luas, pada pertemuan tersebut bank sentral Australia mengambil keputusan sesuai dengan apa yang diharapkan pasar sebelumnya. Suku bunga tetap tidak berubah pada level yang rendah di 0,10%. Lalu ada perubahan mengenai target imbal hasil obligasi dalam tenor tiga tahun. Tapi pasar tidak menaruh harapan akan ada pelonggaran kuantitatif yang lebih besar dari 100 Miliar.

Dalam pernyataan, RBA mengatakan bahwa tidak melihat keadaan yang baik untuk mendukung kenaikan indeks harga konsumen agar terpenuhi. Paling tidak sampai tahun 2024 mendatang dan pernyataan ini yang membawa Dolar Australia turun menjadi lebih rendah terhadap Dolar AS.

Sebelum pernyataan kebijakan RBA itu, pasar sempat goyah ketika adanya syarat margin yang lebih tinggi jika ingin masuk ke pasar perak yang sedang melonjak. Optimisme sempat berhembus ketika Presiden Biden melaporkan hasil pertemuannya dengan Republik. Lalu pendukung lain yang sempat mengirimkan AUDUSD lebih tinggi adalah pernyataan terbaru dari wakil China yang siap bekerja sama lebih baik bersama AS.

Walaupun Dolar Australia turun untuk saat ini, beberapa aset berisiko tampak bergerak sangat mengesankan. Kontrak berjangka S&P 500 mampu mencetak kenaikan sampai 0,50%. Untuk arah AUDUSD selanjutnya, pasar akan menunggu bagaimana kejelasan arah risiko global. Mengingat penurunan AUDUSD saat ini tidak dukung dengan nada yang sama pada sebagian besar aset berisiko global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -