Sunday, December 15, 2019
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Franc Swiss Kembali Menahan USD Karena Kekhawatiran Global

Must Read

Optimisme Perdagangan dan Hasil Pemilihan Inggris Menjadi Berita Utama Hari Ini

Perdagangan mata uang dalam beberapa waktu terakhir mengalami pergerakan dengan volume yang cukup besar. Hal ini terjadi setelah adanya...

Sempat Melonjak Pasca Fed, EURUSD Fokus Ke Pertemuan ECB

Pasangan mata uang EURUSD terpantau mengalami kenaikan menuju ke level harga 1,1140 saat mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa...

Bitmain Merambah Amerika Selatan saat Pangsa Pasarnya Turun 66%

Bitmain, perusahaan penambangan cryptocurrency terbesar di dunia, memperluas distribusinya di Amerika Selatan dengan bermitra dengan dua perusahaan...

Pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Franc Swiss terlihat mengalami kegagalan untuk naik lebih tinggi dari level sebelumnya. Pasangan ini mengalami kemunduran menuju ke sekitar level harga 0,9765 saat sesi awal hari Rabu (14/8). Sebelumnya USDCHF sempat mengalami lonjakan cukup tinggi skala mingguan karena merespon adanya pembaruan positif dari Amerika Serikat.

Sebelumnya beberapa pekan yang lalu, Presiden Trump mengumumkan bahwa akan memberlakukan tarif tambahan sebesar 10 persen terhadap barang-barang China yang senilai $300 Miliar. Tarif tambahan ini rencananya akan mulai diberlakukan pada 1 September mendatang. Namun baru-baru ini ada angin segar yang mengabarkan bahwa Presiden Trump menyatakan akan menunda pemberlakukan tarif tersebut melalui akun Twitternya.

Tindakan sanksi pemberlakukan tarif ini akan ditunda paling tidak sampai sekitar pertengahan bulan Desember mendatang. Sementara itu perwakilan untuk negosiasi perdagangan kedua belah pihak akan kembali bertemu untuk berbicara pada 1 September mendatang. Atas berita yang sangat positif ini telah menghentikan minat pasar pada aset safe haven seperti Dolar Franc Swiss. Beberapa aset safe haven lain seperti Yen Jepang dan logam mulia mungkin juga mulai ditinggalkan oleh pasar.

Beberapa masalah yang berisiko baru-baru ini akan menjadi pusat perhatian pasar. Minat terhadap aset berisiko mungkin akan terganggu dan kembali ke Dolar Franc Swiss karena pasar Asia akan fokus ke gelombang protes yang terjadi di Hong Kong. Peristiwa ini bahkan telah bertahan lebih dari sepuluh minggu dan mengganggu beberapa kegiatan seperti aktivitas penerbangan.

Pasar juga akan lebih fokus ke data mengenai aktivitas China. Tolak ukur sentimen risiko global yield obligasi Treasury pemerintah AS turun mencapai 4 basis poin hari Selasa kemarin. Sampai saat ini masih bergerak di sekitar level 1,69 persen.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Optimisme Perdagangan dan Hasil Pemilihan Inggris Menjadi Berita Utama Hari Ini

Perdagangan mata uang dalam beberapa waktu terakhir mengalami pergerakan dengan volume yang cukup besar. Hal ini terjadi setelah adanya...

Sempat Melonjak Pasca Fed, EURUSD Fokus Ke Pertemuan ECB

Pasangan mata uang EURUSD terpantau mengalami kenaikan menuju ke level harga 1,1140 saat mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa hari Kamis (12/12). Kenaikan permintaan...

Bitmain Merambah Amerika Selatan saat Pangsa Pasarnya Turun 66%

Bitmain, perusahaan penambangan cryptocurrency terbesar di dunia, memperluas distribusinya di Amerika Selatan dengan bermitra dengan dua perusahaan konsultan penambangan crypto.

Minyak Mentah Hari Ini Berkonsolidasi Setelah Kenaikan Pasca Fed, Fokus Ke Perdagangan AS-China

Perdagangan minyak mentah hari ini di WTI AS terus memperpanjang fase konsolidasinya saat sesi Asia berlangsung di hari Kamis (12/12). Saat ini minyak mentah...

Lagarde: ‘Kita Lebih Baik Jadi yang Terdepan’ dalam Stablecoin

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB), Christine Lagarde, mengatakan bahwa lembaga keuangan harus berada di depan kurva mengenai permintaan untuk stablecoin.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -