Monday, February 24, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Kanada Gagal Melawan USD, Kenaikan USDCAD Terbatas Menunggu FOMC

Must Read

GOLD : Analisa Teknikal Harian 24 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari...

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya...

Perdagangan pada pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Kanada terlihat terus berusaha mendaki memanfaatkan momentum kenaikan dalam perdagangan harian di hari Selasa (18/6). Walaupun begitu, pasangan USDCAD ini masih tetap pada kawasan konsolidasi dengan rentang gerakan yang sempit dalam dua hari terakhir di atas level harga 1,3400.

Perdagangan beberapa waktu terakhir memang terpantau Dolar Kanada gagal memulihkan diri dan terus didominasi oleh USD. Dari pergerakan yang cukup kuat, mungkin pasangan ini akan terus menjebol sisi atas setelah melakukan pembalikan cukup kuat dari posisi paling rendah dalam skala bulanan di saat minyak mentah mengalami pelemahan. Sebenarnya secara geopolitik minyak mentah masih memiliki peluang untuk menguat dengan solid. Tapi adanya kekhawatiran dengan munculnya tanda-tanda terjadinya pelemahan pada pertumbuhan ekonomi global membebani perdagangan minyak mentah yang berdampak negatif ke Loonie.

Tapi mungkin kenaikan-kenaikan pada USDCAD tidak akan berlangsung lama karena para pelaku pasar dan investor sudah memiliki keyakinan bahwa Fed akan memotong suku bunga pada akhir tahun 2019 ini. Keraguan bullish USD terlihat juga pada gerakan imbal hasil obligasi Treasury AS yang mengalami penurunan dan memancing suasana risk-off pasar. Hal ini akan memicu keputusan USD untuk bersikap defensif dan akan membatasi kenaikan lebih lanjut pada USDCAD.

Secara luas fokus pasar pada pasangan ini dan pasangan lain terhadap USD akan fokus ke kabar pembaruan mengenai kebijakan moneter dari FOMC pada hari Rabu mendatang. Bank sentral AS sendiri diterima pasar akan tetap mempertahankan suku bunga saat ini dan gambaran suku bunga ke depan akan menjadi pengaruh utama. Dari data, AS akan merilis data lapis kedua sedangkan dari Dolar Kanada akan rilis data mengenai penjualan sektor manufaktur skala bulanan pada hari ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GOLD : Analisa Teknikal Harian 24 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari...

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari Jumat (21/2). Tolak ukur energi...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya dan saat ini berada di...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS. Namun secara luas pasangan AUDUSD...

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -