Thursday, August 6, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Kanada Melemah Setelah Minyak WTI Merosot

Must Read

OKEx Luncurkan Platform P2P di India Meskipun Ada Ketidakpastian Hukum

Pertukaran cryptocurrency OKEx telah mengumumkan platform perdagangan peer-to-peer baru yang diluncurkan pada 5 Agustus, yang memungkinkan pengguna...

EURUSD Kembali Naik Menunggu Rilis Data Zona Eropa dan AS

Mata uang Euro menguat sepanjang sesi akhir Asia menjelang pembukaan sesi Eropa hari Rabu (5/8). Momentum ini...

GBPUSD Mampu Mendaki Mendapatkan Manfaat Dari Rencana Stimulus Inggris dan Kemajuan Brexit

Arah pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak lebih condong bullish tipis sepanjang sesi akhir Asia hari...

Suasana mengkhawatirkan tetap menyelimuti pasar keuangan karena hubungan antara dua negara denga ekonomi paling besar yaitu AS dan China tidak memperlihatkan pembaruan yang positif. Sampai hari Rabu pagi (29/5) peristiwa ini terus membebani pasar. Pada pasangan Dolar AS terhadap Dolar Kanada terlihat melepaskan diri dari beban perdagangan tersebut karena minyak mentah di WTI mengalami penurunan. Kanada akan menghadapi ketegangan saat mendekati pertemuan bank sentral dan saat ini masih bertahan di sekitar level harga 1,3490.

Kabar paling baru mengatakan bahwa ketegangan antara AS dengan China dapat terus meningkat. Apalagi setelah Trump menyamapaikan komentar saat di Jepang bahwa tarif atas barang China bisa terus mengalami kenaikan. Respon serangan juga disampaikan oleh China bahwa mereka akan menurunkan ekspor pada logam tanah dalam menuju ke AS. China juga menyampaikan jangan pernah meremehkan kemampuan mereka untuk masalah bertarung pada sektor perdagangan.

Semakin rumit hubungan antara AS dengan China juga berdampak pada komoditas minyak mentah yang mengalami peurunan cukup kuat. Minyak mentah menjadi komoditas ekspor utama Kanada kepada China sebagai pemakai terbesarnya. Dengan penurunan harga minyak mentah maka Dolar Kanada turut terseret lemah. Ekonomi China berdasarkan Bloomberg juga seedang mengalami pelemahan baru-baru ini.

Untuk arah Dolar Kanada ke depan, pasar akan fokus ke data mengenai pasokan minyak mentah skala mingguan dari AS dan juga komentar dari Parlemen AS atas hubungannya dengan China. Pertemuan penting bank sentral Kanada juga menjadi acuan perdagangan pasangan USDCAD ke depan.

Mengenai pertemuan bank sentral Kanada, kemungkinan tidak akan terjadi perubahan pada kebijakan moneter dengan tingkat overnight rate di 1,75 persen. Pasar tenaga kerja sangat membawa dampak baik bagi Lonnie ditengah dampak negatif hubungan AS dengan China.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

OKEx Luncurkan Platform P2P di India Meskipun Ada Ketidakpastian Hukum

Pertukaran cryptocurrency OKEx telah mengumumkan platform perdagangan peer-to-peer baru yang diluncurkan pada 5 Agustus, yang memungkinkan pengguna...

EURUSD Kembali Naik Menunggu Rilis Data Zona Eropa dan AS

Mata uang Euro menguat sepanjang sesi akhir Asia menjelang pembukaan sesi Eropa hari Rabu (5/8). Momentum ini juga berhasil mendorong pasangan mata...

GBPUSD Mampu Mendaki Mendapatkan Manfaat Dari Rencana Stimulus Inggris dan Kemajuan Brexit

Arah pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak lebih condong bullish tipis sepanjang sesi akhir Asia hari Rabu (5/8). Dengan ini maka...

USDJPY Hari Ini Terus Naik Turun Karena Dinamika Risiko yang Ramai

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY bullish bangkit dari titik yang paling rendah dalam mingguan yang berada di 105,58. Pasangan berhasil kembali merebut...

Dolar Australia Naik Membawa AUDUSD Lebih Tinggi Mengabaikan Risk Off dan Data Negatif China

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia naik dan terus bertahan melawan Dolar AS dengan mencatatkan kenaikan 0,28% menuju ke 0,7180. Dengan catatan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -