Friday, August 14, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Kanada Menguat Karena AS-Iran, Selanjutnya Menunggu Penjualan Ritel

Must Read

Reli Ekuitas dan Kebuntuan Stimulus AS Telah Melemahkan Dolar

Dolar jatuh ke level terendah dalam sepekan terhadap sekeranjang mata uang pada Kamis, dengan analis menunjuk pada...

Pemerintahan Trump akan Batalkan Pembatasan Metana dari Operasi Minyak dan Gas

Pemerintahan Trump pada hari Kamis akan membatalkan peraturan yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca metana...

GBPUSD Naik, Pulih Dari Penurunan Dua Hari Setelah Dolar AS Melemah Lagi

Mata uang Poundsterling hari ini menjelang pembukaan sesi Eropa sempat mengalami beberapa pelemahan melawan Dolar AS. Sehingga...

Semakin panasnya hubungan antara AS dengan Iran dan juga adanya suasana optimisme disekitar batalnya kenaikan tarif pada logam mulai mendorong penguatan pada Dolar Kanada. Sebelumnya pasangan USDCAD mengalami perubahan arah pergerakan setelah menyentuh SMA skala 50 saat perdagangan awal di hari Rabu (22/5). Pelemahan Lonnie disebabkan oleh harga minyak mentah yang mengalami kemerosotan. Saat ini para pelaku pasar dan investor akan menunggu rilis data mengenai penjualan ritel skala bulanan dari Kanada.

Memang komoditas minyak mentah menjadi salah satu komoditas ekspor andalan dari Kanada dan sangat berhubungan erat dengan mata uang Dolar Kanada. Sehingga saat harga minyak mentah global mengalami kenaikan, maka Lonnie juga mulai menguat. Bencmark energi sebelumnya sempat menguat karena adanya kabar yang mengatakan hubungan antara AS dengan Iran saat ini sudah mencapai isyarat perang.

Tapi penguatan ini terbatas dan ditahan oleh data mengenai pasokan minyak mentah di AS oleh API dalam skala mingguan. Dengan naiknya pasokan minyak maka pergerakan grafik minyak mentah mengalami penurunan. Apalagi tidak ada masalah geopolitik yang mampu menggerakkan sentimen resiko sehingga minyak mentah tetap melanjutkan penurunan.

Saat ini fokus para pelaku pasar dan investor Dolar Kanada tertuju pada rilis data mengenai penjualan ritel dari Kanada selama maret dabn juga rilis rapat FOMC mengenai kebijakan moneter paling baru. Dari data ini maka bisa melihat beberapa peluang perdagangan dalam jangka pendek.

Penjualan ritel dari Kanada diprediksi akan mengalami kenaikan menuju ke 1,1 persen dari sebelumnya di 0,8 persen. Sementara itu mengenai rilis hasil rapat FOMC mengenai kebijakan moneter akan menampilkan proyeksi perekonomian dan kebijakan bank sentral. Fokus pasar mungkin akan tertuju ke kebijakan yang mampu mempengaruhi suku bunga AS.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Reli Ekuitas dan Kebuntuan Stimulus AS Telah Melemahkan Dolar

Dolar jatuh ke level terendah dalam sepekan terhadap sekeranjang mata uang pada Kamis, dengan analis menunjuk pada...

Pemerintahan Trump akan Batalkan Pembatasan Metana dari Operasi Minyak dan Gas

Pemerintahan Trump pada hari Kamis akan membatalkan peraturan yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca metana dari operasi minyak dan gas,...

GBPUSD Naik, Pulih Dari Penurunan Dua Hari Setelah Dolar AS Melemah Lagi

Mata uang Poundsterling hari ini menjelang pembukaan sesi Eropa sempat mengalami beberapa pelemahan melawan Dolar AS. Sehingga membawa pasangan GBPUSD untuk turun...

Emas Mempertahankan Kenaikan Mengambil Manfaat Penurunan Dolar AS

Sepanjang sesi perdagangan Asia hari Kamis ini (13/8) emas bullish lebih tinggi bangkit dari penurunan yang dicetak sebelumnya. Sayangnya setelah pulih, para...

AUDJPY Naik Setelah Data Pekerjaan Aussie Membaik Meski Arah Risiko Kurang Jelas

Permintaan mata uang Dolar Australia naik saat sesi Asia melawan Yen Jepang. Lonjakan permintaan ini berhasil membawa pasangan AUDJPY untuk terbang menuju...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -