Monday, July 4, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar Kanada Ungguli Dolar AS Karena Tantangan Baru Kesepakatan Dagang AS-China

Must Read

Harga Minyak Tergelincir Karena Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran resesi...

Argentina Menyita Dompet Kripto Terkait dengan Tunggakan Pajak

Otoritas pajak Argentina telah menyita lebih dari 1.000 dompet cryptocurrency yang terkait dengan pembayar pajak yang menunggak...

Saham Asia Berhati-hati Karena Wall Street Berjangka Tergelincir

Pasar saham Asia dimulai dengan hati-hati pada hari Senin karena data AS yang lemah menunjukkan risiko penurunan...

Pergerakan pada pasangan mata uang Dolar AS terhadap Dolar Kanada tampak saat ini menghentikan kenaikan-kenaikan yang terjadi sebelumnya. Saat sesi awal kawasan Asia hari Rabu ini (16/10) pasangan sedang diperdagangkan di sekitar level harga 1,3200. Masalah tantangan baru mengenai kesepakatan perdagangan antara AS dengan China menjadi beban utama Dolar AS sehingga menghambat kenaikan lanjutan.

Sebelumnya pasangan USDCAD mengalami lonjakan cukup tinggi mendapatkan keuntungan dari potensi kesepakatan perdagangan AS-China pada akhir pekan kemarin. Pihak China sendiri menampilkan sikap baik dengan berencana menaikkan tingkat impor produk pertanian yang berasal dari AS. Selain itu juga mengungkapkan bahwa kedua belah pihak telah siap untuk melakukan kesepakatan dagang.

Namun perdagangan baru-baru ini memberikan dorongan bagi Dolar Kanada setelah Dolar AS ditinggalkan pasar karena gelombang penghindaran risiko. Pasalnya pemerintah AS baru saja merilis RUU yang menyasar Hong Kong. Hal ini tentunya sangat mengancam kedaulatan China di kawasan Hong Kong dan melihatnya sebagai bentuk intervensi AS kepada Hong Kong dan China.

UU tersebut merupakan UU tentang HAM dan Demokrasi Hong Hong dimana telah disahkan oleh parlemen AS pada hari Selasa dan masih perlu mendapatkan persetujuan senat AS. Dengan meluasnya kabar ini, pemerintah China otomatis menyampaikan respon dengan ancaman aksi balasan. Pemerintah China juga memperingatkan agar AS tidak ikut campur masalah internal mereka.

Kondisi ini akan mengancam pembicaraan perdagangan yang sedang terjadi diantara keduanya. Pasalnya kesepakatan kedua belah pihak belum mendapatkan tanda tangan dan masih berisiko untuk tarik ulur. Selain dari perdagangan, Dolar Kanada juga akan menunggu rilis data mengenai inflasi konsumen. Sementara itu Dolar AS akan menunggu rilis data mengenai penjualan eceran dan beberapa komentar dari Fed.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Tergelincir Karena Meningkatnya Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun di awal perdagangan Asia pada Senin, memangkas kenaikan dari sesi sebelumnya karena kekhawatiran resesi...

Argentina Menyita Dompet Kripto Terkait dengan Tunggakan Pajak

Otoritas pajak Argentina telah menyita lebih dari 1.000 dompet cryptocurrency yang terkait dengan pembayar pajak yang menunggak di negara tersebut.

Saham Asia Berhati-hati Karena Wall Street Berjangka Tergelincir

Pasar saham Asia dimulai dengan hati-hati pada hari Senin karena data AS yang lemah menunjukkan risiko penurunan untuk laporan gaji Juni minggu...

Tether Terus Kurangi Kertas Komersial dalam Pengurangan Tajam Sejak Maret

Tether mengurangi kepemilikan kertas komersialnya sesuai dengan rencana, perusahaan stablecoin melaporkan Jumat. Ini telah mencapai jumlah target $8,4 miliar...

Emas Melonjak Karena Indikator Inflasi Fed Menunjukkan Tanda Mereda

Emas naik dan menghapus semua kerugian di pagi hari setelah indeks harga PCE inti tahunan AS berada di 4,7% di bulan Mei...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -