>
Home / berita / Berita Harian Forex / Dolar New Zealand Lemah Terbawa Yuan, Membuat NZDUSD Jatuh Setelah FOMC

Dolar New Zealand Lemah Terbawa Yuan, Membuat NZDUSD Jatuh Setelah FOMC

Perdagangan pada mata uang Dolar New Zealand hari ini tampak mengikuti jejak Yuan China. Saat ini Yuan telah anjlok menuju ke level paling rendah dalam 10 tahun terakhir terhadap USD. Dampaknya Kiwi ikut turun menuju ke sekitar level harga 0,6371 terhadap USD mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa hari Kamis (22/8).

Sebelumnya memang pasangan mata uang USDCNY melonjak tinggi menuju ke level paling tinggi sejak tahun 2008 lalu. Berdasarkan Xinhua dilansir dari Jubir Kementerian Luar Negeri China yaitu Geng Shuang, bahwa telah siap untuk memberikan sanksi kepada AS dalam hal penjualan senjata ke Taiwan. Sementara itu dari SCMP China menolak tuduhan dari AS bahwa mereka telah melakukan manipulasi mata uang sehingga membuat USDCNY melonjak.

Atas berita ini telah membuat ekuitas kawasan Asia mengalami pelemahan. Sementara itu untuk yield obligasi AS dalam 10 tahun juga mengalami pelemahan menuju ke 1,576 persen. Sebelumnya Dolar AS sempat menguat dengan moderat setelah rilis risalah pertemuan FOMC. Kabar ini juga membuat Dolar New Zealand tidak mampu menahan laju USD dan membuatnya merosot dalam.

Dari kawasan Asia, IMP Manufaktur dari Jepang dilaporkan cukup mengecewakan. Pada sesi dagang kawasan Eropa hari ini akan ada rilis data mengenai aktivitas Jerman. Sebelum rilis, Kementerian Keuangan dari Jerman telah menyampaikan pernyataan dengan nada yang pesimis atas data aktivitas.

Fokus perdagangan Dolar New Zealand selanjutnya akan lebih terfokus ke kabar perdagangan global sebagai penggerak sentimen risiko. Selain itu akan dirilis juga data mengenai indeks manufaktur selama Agustus. Para pelaku pasar lebih terfokus ke acara Simposium Jackson Hole karena akan menjadi sorotan bagi bankir dunia.

About Wida Yodik

Check Also

Dolar Australia

Data Perdagangan China Yang Beragam Membuat Dolar Australia Berjuang Di 0,67 Terhadap USD

Saat sesi Asia berlangsung di hari Senin (14/10) China merilis data mengenai perdagangan yang beragam. …