Monday, May 25, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dolar New Zealand Melemah Karena Risk-Off, Fokus Ke Pembaruan Sentimen Risiko

Must Read

Minyak Menguat Karena Peregangan Lockdown Corona

Harga minyak naik pada hari Senin, menghapus kerugian sebelumnya, karena negara-negara di seluruh dunia terus mengurangi langkah-langkah...

Ketegangan AS-Cina Mendongrak Dolar AS

Dolar AS naik pada hari Senin setelah membukukan kerugian mingguan yang jarang terjadi karena investor berbondong-bondong ke...

Bassist Coldplay Menyelam ke dalam Dunia Apps Bitcoin

Bassist Coldplay, Guy Berryman, telah bergabung dengan ruang crypto, mendanai aplikasi pertukaran Bitcoin (BTC) yang disebut Zumo.

Pasangan mata uang NZDUSD dilaporkan sempat mampu menembus level lebih rendah dari 0,64 saat perdagangan hari Senin kemarin (16/9). Saat Selasa ini (17/9) ini terlihat Dolar New Zealand terus mengalami pelemahan dan turun menuju ke titik paling rendah dalam satu pekan terakhir di 0,6321. Dengan penurunan ini maka telah mewakili kehilangan sebesar 0,26 persen sepanjang hari Selasa.

Sampai saat ini katalis utama yang ada di pasar yaitu kabar terbaru dari konflik dagang AS dengan China juga belum terdengar kembali. Terlebih lagi tidak ada jadwal rilis data ekonomi dari New Zealand sehingga tidak ada faktor penggerak untuk Dolar New Zealand sendiri. Untuk selanjutnya mungkin pasangan NZDUSD akan digerakkan oleh dinamika sentimen risiko yang bergejolak dari front dagang dan juga geopolitik global.

Pasar menghindari pembelian Dolar New Zealand karena merupakan aset berisiko. Pasalnya saat ini pasar sedang memindahkan dana mereka ke aset safe haven setelah adanya kabar yang cukup mengkhawatirkan. Dilaporkan bahwa telah terjadi penyerangan terhadap pusat fasilitas minyak di Arab Saudi pada akhir pekan kemarin. Kabar ini sangat membebani permintaan NZD sampai beberapa waktu terakhir.

Sementara itu di sisi lain terlihat Dolar AS memanfaatkan suasana risk-off pasar dan memangkas semua penurunan yang sempat terjadi pada pekan kemarin. Kondisi ini menyebabkan tekanan bearish yang terjadi pada pasangan NZDUSD tetap kuat sampai sekarang sambil menunggu data AS.

Untuk perdagangan selanjutnya pasar akan fokus ke Global Dairy Trade minggu kedua di New Zealand. Kabar ini akan menggerakkan pasar, dan pasar sendiri memprediksi lelang tersebut akan mengalami penurunan 1,7 persen pada tingkat harga. Hasil tersebut akan menjadi beban tambahan pada NZD ke depan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Menguat Karena Peregangan Lockdown Corona

Harga minyak naik pada hari Senin, menghapus kerugian sebelumnya, karena negara-negara di seluruh dunia terus mengurangi langkah-langkah...

Ketegangan AS-Cina Mendongrak Dolar AS

Dolar AS naik pada hari Senin setelah membukukan kerugian mingguan yang jarang terjadi karena investor berbondong-bondong ke tempat penampungan mata uang safe...

Bassist Coldplay Menyelam ke dalam Dunia Apps Bitcoin

Bassist Coldplay, Guy Berryman, telah bergabung dengan ruang crypto, mendanai aplikasi pertukaran Bitcoin (BTC) yang disebut Zumo. "Covid-19 telah...

Hacker Menjual Puluhan Ribu Info Pengguna Ledger, Trezor, dan KeepKey

Hacker yang menyerang forum Ethereum.org diduga menjual database untuk tiga dompet perangkat keras crypto yang paling populer - Ledger, Trezor, dan KeepKey.

Afrika Sedang Mengalami Pertumbuhan Crypto

Adopsi Crypto membuat kemajuan signifikan di Afrika, dengan kepemilikan crypto, volume perdagangan, dan regulasi semua bergerak menuju adopsi yang lebih besar.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -