Wednesday, May 18, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dollar AS Bertahan Dekat Level Paling Tinggi

Must Read

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku...

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat...

Dollar Amerika Serikat terus menurun pada Jumat 13/08 petang, tapi masih tetap dekati level paling tinggi dalam 4 bulan di tengah-tengah peningkatan level inflasi dan rekondisi pasar tenaga kerja dapat memberikan indikasi Federasi Reserve akan kurangi stimulan moneter yang besar dalam kurun waktu dekat.

Pada pukul 14.39 WIB, index dollar AS 0,07% ke 92,977, atau pas di bawah level paling tinggi dalam 4 bulan Rabu di posisi 93,195, dan memperlihatkan peningkatan mingguan sebesar 0,2%.

USD/JPY mengalami penurunan tipis 0,08% di 110,29, EUR/USD kuat tipis 0,08% ke 1,1737, GBP/USD meningkat tipis 0,03% ke 1,3807 dan AUD/USD meningkat tipis 0,08% di 0,7340 jam 14.43 WIB.

Launching data hari Kamis menambahkan harapan yang berkembang untuk informasi pengurangan asset dari Federasi Reserve di akhir 2021.

Index harga produsen tumbuh 1% bulan ke bulan pada bulan Juli, naik 7,8% satu tahun, kenaikan tahunan paling besar lebih satu dasawarsa.

Data harga customer hari Rabu peluang memberikan indikasi inflasi kemungkinan capai pucuknya, tapi data harga grosir ini memperlihatkan penekanan inflasi masih tetap ada.

Disamping itu, data Kamis memperlihatkan 375.000 claim pengangguran awalnya disodorkan sejauh minggu yang lebih rendah dari 387.000 claim yang disodorkan sepanjang minggu awalnya, dan memperlihatkan pasar tenaga kerja setahap lebih baik.

Beberapa petinggi Fed dalam sekian hari paling akhir memberikan dukungan pengurangan pembelian obligasi dalam beberapa waktu kedepan, dan ketua Fed Jerome Powell masih tetap stabil minta semakin banyak waktu bersamaan bertambahnya penekanan.

Fed peluang usaha untuk selalu berpendapat jika harapan inflasi berposisi dengan baik, kata riset di ING dalam catatan.

Peluang The Fed akan lakukan dialog khalayak yang makin bertambah mengenai pengurangan, dan ada peluang informasi di tatap muka 22 September.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku sejak 2018.

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat dapat mengurangi beberapa pembatasan pada...

Dolar Terpukul Selera Risiko yang Kembali

Dolar jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Selasa, mundur dari tertinggi dua dekade terhadap sekeranjang mata uang utama, karena meningkatnya selera...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 18 Mei 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -