Thursday, January 27, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dollar AS Menurun Bersamaan Menyusutnya Signal Tapering Fed

Must Read

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada...

Dollar AS menurun tipis pada Rabu 11 Agustus 2021 petang. Tetapi, mata uang AS ini masih tetap bertahan disekitaran level paling tinggi 4 bulan sesudah data inflasi terkini AS menahan harapan pengetatan peraturan moneter yang lebih cepat dari prediksi.

Index dollar AS mengalami penurunan tipis 0,02% ke 92,903 jam 13.15 WIB berdasar data Investing.com. Nilainya sempat mengalami penurunan 0,19% di hari dan sempat naik di 93.195, level yang tidak kelihatan dari sejak 1 April.

Pasangan USD/JPY meningkat tipis 0,01% di 110,42. AUD/USD mengalami penurunan tipis 0,11% ke 0,7364, sekarang gantian Canberra di Australia masuk peraturan lockdown dan Sydney akan mempererat perlakuan limitasi yang ada.

Pasangan NZD/USD menyusut 0,11% di 0,7032. Di Indonesia, rupiah masih bergerak mengalami penurunan 0,08% di 14.391,5 per dollar AS sampai jam 13.23 WIB.

Pasangan USD/CNY mengalami penurunan tipis 0,01% di 6,4776 dan GBP/USD mengalami penurunan 0,03% di 1,3867 jam 13.18 WIB.

Data yang di-launching di AS di hari Rabu memperlihatkan index harga customer CPI pokok naik 0,3% bulan ke bulan pada bulan Juli kemarin, lebih rendah dibandingkan yang diprediksi.

Dengan rekondisi pasar tenaga kerja sebagai persyaratan untuk Federasi Reserve AS untuk mengawali pengurangan asset dan meningkatkan suku bunga, pembicaraan mengenai apa penekanan inflasi sekarang ini memiliki sifat sementara masih bersambung.

Presiden Fed Kansas City Esther George menjelaskan di hari Rabu jika keadaan siap untuk mengawali pengurangan asset, karena kenaikan inflasi yang ada sekarang ini, pembaruan pasar tenaga kerja belakangan ini, dan harapan keinginan kuat yang terus-menerus.

Presiden Fed Dallas Robert Kaplan menjelaskan ke CNBC jika Fed semestinya umumkan garis waktu untuk pengurangan asset di bulan September dan mengawali prosesnya satu bulan setelah itu.

Presiden Fed Richmond Thomas Barkin menjelaskan ke Reuters jika perlu beberapa waktu kembali saat sebelum pasar kerja AS cukup sembuh.

Tetapi, beberapa investor masih memprediksi The Fed akan umumkan pengurangan stimulan pada 2021, peluang tercepat pada bulan September.

Kesepakatan umum yang dari The Fed sekarang ini ialah waktu untuk kurangi pembelian asset telah dekat, pakar taktik Commonwealth Bank of Australia OTC:CMWAY Kim catat Mundy menjelaskan dalam catatan penelitian.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah ketua Federal Reserve AS Jerome...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada kata-kata yang lebih benar yang...

Dolar Sentuh Tertinggi 5-Minggu Pasca Keputusan Kebijakan Fed

Dolar naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga AS pada bulan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Januari 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -