Saturday, July 2, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dollar AS Stabil Akibat Kesepakatan Anggaran AS Belum Jelas dan Ancaman Perlambatan Ekonomi Global

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Mata uang Amerika Serikat hari ini Senin (31/12) terpantau sedang merangkak kembali sebesar 0,10 persen menuju ke angka Indeks 96,48. Pergerakan Dollar AS stabil dan tidak ada volatilitas besar ini terjadi pada saat sesi perdagangan kawasan Asia . Angka Indeks Dollar AS masih berada di kisaran area yang sama pada Jumat lalu menjelang penutupan Tahun. Sementara itu Greenback mengalami keragaman pergerakan pada perdagangan beberapa mata uang utama lainnya.

Apalagi saat ini terus bergulir berita mengenai Goverment Shutdown parsil Amerika Serikat yang semakin tampak. Para pelaku pasar dan investor juga masih diliputi kekhawatiran mengenai ancaman perlambatan ekonomi global. Sampai saat ini terlihat belum jelas titik temu perbedaan pendapat mengenai rencana anggaran perbatasan AS-Meksiko antara Trump dengan Parlemen sehingga Dollar AS stabil, belum bergerak dengan volume besar

Rencana penutupan perbatasan AS-Meksiko ini juga sangat mengancam kesepakatan NAFTA yang sebelumnya sudah diperbarui antara AS, Meksiko dan Kanada. Dampaknya pasangan mata uang USDCAD menguat menuju ke level harga 1,3644 dan merupakan puncak tertinggi sejak bulan Mei 2017. Saat ini hari Senin, karena Dollar AS stabil pasangan USDCAD masih belum ada pergerakan besar dan berada di area harga 1,3628. Karena kemungkinan terwujudnya rencana Trump sangat kecil sekali, tapi perdebatan mengenai anggaran masih belum selesai. 

Hari Minggu lalu, dilaporkan bahwa Trump melakukan diskusi via telepon dengan Xi Jinping membahas masalah kesepakatan perdagangan AS-China. Hasilnya positif dan membuat mata uang proxy China yaitu Dollar Aussie menanjak sedikit. Jika memang kesepakatan dagang antara AS-China tercapai, maka akan menggerakan beberapa mata uang negara-negara lainnya. Karena adanya perbaikan sentimen resiko para pelaku pasar dan investor. Memang konflik antara kedua negara tersebut justru melemahkan perekonomian masing-masing negara.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -