Monday, August 10, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Dollar Australia Menguat Akibat Komentar Positif Trump Saat PMI Manufaktur Rilis Merah

Must Read

Bitcoin Hampir Sebesar Bank of America

Semua modal spekulatif yang diinvestasikan dalam Bitcoin (BTC) saat ini berjumlah hanya beberapa miliar dolar di bawah...

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan...

EURUSD Hari Ini Tanpa Arah Menunggu Berita Stimulus AS dan Pembaruan Arah Risiko

Arah EURUSD hari ini tampak tidak begitu jelas hanya naik turun ketika berhadapan dengan Dolar AS di...

Mata uang Dollar Australia menguat dan naik sebesar 0,30 persen menuju ke level harga 0,7060 terhadap lawannya yaitu Dollar AS. Kenaikana pada pasangan mata uang AUDUSD tersebut terjadi pada saat mendekati pembukaan sesi perdagangan kawasan Eropa hari Senin ini (31/12). Saat pagi hari ada rilis salah satu data ekonomi China yaitu Purchasing Managers Indek atau PMI dari Manufkatur China dan hasilnya mengindikasikan tekanan atau merah untuk pertama kalinya, dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Keadaan ini sebenarnya juga berdampak pada mata uang Dollar Australia dan beberapa mata uang yang beresiko lainnya karena dapat menyebabkannya melemah. Tapi dampak negatif tersebut berhasil diimbangi dengan adanya sebuah ungkapan positif Trump yang membahas masalah negosiasi konflik perdagangan AS-China.

Sebelumnya laporan dari China Logistic Information Center memperlihatkan PMI Manufkatur mengalami tekanan dari angka 50,0 menuju ke 49,4 bulan Desember ini. Jadi secara umum dari rilis data PMI Manufaktur ini dapat terlihat bagaimana perlambatan ekonomi China yang terus terjadi dan dampak negatif dari konflik dagang AS-China telah tampak.

Tapi untuk PMI non-Manufaktur China mengalami penguatan dari 53,4 menuju ke angka 53,8 untuk bulan Desember. Hasil ini tidak sesuai ekspektasi pasar yang diprediksi akan menurun ke angka 53,2. Hasil ini merupakan faktor membawa Dollar Australia menguat yang merupakan proxy China di pasar uang selain komentar positif dari Trump mengenai perang dagang AS-China.

Dollar Australia menguat pada hari ini juga dipengaruhi rilis data Private Sector Credit yang tumbuh sesuai dengan apa yang diharapkan pasar sebesar 0,3 persen untuk bulan November. Selain itu Housing Credit juga naik konsisten sebesar 0,30 persen. Perbaikan ekonomi negeri Kanguru ini membuat bank sentral Australia berfikir ulang untuk menaikkan suku bunga.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bitcoin Hampir Sebesar Bank of America

Semua modal spekulatif yang diinvestasikan dalam Bitcoin (BTC) saat ini berjumlah hanya beberapa miliar dolar di bawah...

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan kenaikan 0,16%. Dengan momentum Poundsterling...

EURUSD Hari Ini Tanpa Arah Menunggu Berita Stimulus AS dan Pembaruan Arah Risiko

Arah EURUSD hari ini tampak tidak begitu jelas hanya naik turun ketika berhadapan dengan Dolar AS di sepanjang sesi Asia hari Senin...

Harga Minyak Mentah Berpeluang Naik Pasca Komentar Aramco, Arah Risiko Akan Terus Diperhatikan

Beberapa saat yang lalu ada berita yang langsung meluas mengenai komentar yang disampaikan oleh produsen minyak Arab Saudi yaitu Aramco. Pasca komentar...

Data China Gagal Membawa AUDJPY Naik, Dolar Australia Terbebani Masalah Dalam Negeri

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia melemah lebih panjang sepanjang sesi Asia hari Senin ini (10/8). Mata uang Dolar Australia gagal untuk...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -