Thursday, July 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Ekonomi New Zealand Terus Diamati Bank Sentral, Arah Suku Bunga Belum Jelas

Must Read

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor.

Ekonomi New Zealand mendapat kabar berdasarkan berita dari Westpac, menyatakan laporan mengenai belanja retail mengalami pelemahan dan sesuai dengan harapan pasar. Selama bulan Maret belanja ritel mengalami penurunan sebesar 0,3 persen. Sementara itu pada tingkat pertumbuhan skala tahunan mengalami pelemahan menuju ke 0,7 persen saja.

Penyebab penurunan data tersebut diduga diakibatkan oleh naiknya harga pada bahan bakar selama bulan Maret. Naiknya harga membuat pengeluaran dari bagian dompet rumah tangga membengkak dan mengurangi tingkat pengeluaran di wilayah lainnya. Tapi sebenarnya penurunan bukan hanya disebabkan oleh bahan bakar yang naik, tapi juga karena data dari perhotelan yang cenderung stagnan tanpa kenaikan dan juga pada sektor barang tahan lama serta pakaian yang anjlok tajam.

Turunya tingkat belanja New Zealand sebenarnya cukup selaras dengan adanya pelonggaran pada tingkat kepercayaan konsumen beberapa waktu terakhir. Terlebih lagi laporan pada sektor pasar perumahan mengalami perlambatan berdampak pada ekonomi New Zealand yang melemah. Untuk tahun depan sangat diharapkan akan mengalami pertumbuhan cukup moderat pada sektor belanja ritel. Jika data positif tersebut terwujud, maka akan didukung juga oleh pendapatan nominal naik, hipotek rendah dan juga naiknya angka pengeluaran oleh pemerintah. Tapi pada pasar perumahan perlu diperhatikan karena akan menjadi penghalang utama untuk penguatan ekonomi.

Kemarin pada hari Kamis (11/4) malam hari, Gubernur bank sentral New Zealand menyampaikan pada Bloomberg bahwa saat ini bank sentral belum tahu bagaimana masa depan suku bunga New Zealand nantinya. Karena mereka terus melakukan pengamatan pada data-data yang masuk sebagai dasar penentuan suku bunga.

Terlebih lagi dengan hasil inflasi yang masih diluar target bank sentral dan juga momentum pertumbuhan ekonomi global yang lemah, membawa bank sentral pada suasana penurunan suku bunga New Zealand.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi serangan baru terhadap dompet perangkat...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor. Volvo sebelumnya menggunakan solusi...

‘How Are We’ Telah Ditokenisasikan di Blockchain Ethereum

How Are We, sebuah kolaborasi seni pertunjukan yang terdiri dari 15 karya pendek yang difilmkan dalam karantina COVID-19, telah di hash dan...

Matic Network Meluncurkan Program Inisiatif untuk Adopsi Mainnet

Solusi skalabilitas Blockchain, Matic, merilis berita tentang program “Inisiatif Pengembang Skala Besar” pada 8 Juli. Program ini dimaksudkan untuk mendorong adopsi mainnet,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -