Wednesday, December 1, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

EURJPY Melonjak Walaupun Data Jepang Optimis, Optimisme Global Mendorong Euro

Must Read

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya,...

Permintaan beli pada pasangan mata uang EURJPY mengalami kenaikan yang sangat baik menuju ke 122,65 saat sesi Asia hari Kamis (16/1). Berita tentang Euro hari ini yang menguat terkait dengan adanya optimisme pedagang pada kesepakatan tahap satu antara AS dengan China semalam. Sayangnya saat ini beberapa masalah akan mengganjal kenaikan EURJPY lebih lanjut seperti masalah Brexit, politik AS dan juga data dari Jepang.

Beberapa waktu yang lalu Jepang merilis data mengenai indeks harga produsen dengan hasil sesuai dengan harapan di 0,9 persen dalam tahun ke tahun. Sementara itu dalam hitungan bulan ke bulan mengalami penurunan 0,1 persen dari harapan awal di 0,2 persen.

Tapi dorongan bagi Yen Jepang data dari pesanan mesin yang naik menuju 18 persen dari harapan awal yang hanya di 3,2 persen dalam bulanan. Dalam tahunan juga naik ke 5,3 persen dari harapan di -5,4 persen. Sayangnya penguatan Yen tidak mampu meredakan berita tentang Euro hari ini sehingga EURJPY tetap terapresiasi naik.

Salah satu yang mendorong kenaikan Euro adalah acara utama tadi malam yaitu penandatanganan kesepakatan dagang tahap satu antara AS dengan China. Kabar terbaru datang dari wakil Presiden AS, Mike Pence bahwa mereka sudah ada pembahasan untuk kesepakatan tahap kedua.

Berita tentang Euro semakin positif ketika Menteri Keuangan AS, S. Mnuchin memberikan komentar bahwa perjanjian dagang USMCA dan kesepakatan AS-China akan memberikan sumbangan bagi PDB AS 50 sampai 70 basis poin. Namun sayangnya Euro mungkin akan terbebani setelah adanya komentar dari Kanselir Jerman.

Dia menyampaikan peringatan kepada Uni Eropa terkait dengan Brexit. Selanjutnya Euro mungkin akan fokus ke data inflasi Jerman bulan Desember. Data ini diprediksi akan berada pada 1,5 persen dalam tahun ke tahun dan akan menjadi kunci arah kebijakan ECB selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen utama akan menghentikan rencana untuk...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya, karena kekhawatiran bahwa varian baru...

Kelly Strategic Management Mengajukan ETF Ethereum Futures

Perusahaan investasi yang berbasis di Denver, Kelly Strategic Management telah mengajukan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang menawarkan eksposur ke kontrak...

Minyak Coba Memulihkan Beberapa Kerugian Karena Omicron

Pasar minyak memulihkan beberapa kerugian mengejutkan pekan lalu yang dipicu oleh kepanikan atas varian Omicron dari Covid setelah beberapa mengatakan bahwa jenisnya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -