Thursday, June 30, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Euro Melemah Karena Neraca Dagang Turun, Outlook Semakin Suram

Must Read

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan...

Mata uang Euro melemah pada perdagangan hari ini Jumat (15/2) terhadap Dolar AS. Pasangan mata uang EURUSD terlihat menurun sampai 0,32 persen dan menuju ke level harga 1.1259 saat memasuki akhir sesi dagang untuk kawasan Eropa. Level psikologi yang cukup krusial di 1.1250 terlihat belum ditembus oleh penurunan. Tapi Euro saat ini masih dihantui oleh berbagai masalah perekonomian Zona Euro yang membuat outlook ekonomi semakin memburuk dari hari ke hari.

Laporan ekonomi mengenai neraca perdagangan Euro yang dilaporkan oleh Eurostat turun menjadi 17 miliar. Hasil ini membuat sentimen pasar terhadap mata uang Euro semakin memburuk dan membuat Euro melemah saat diperdagangkan. Perekonomian Jerman yang stagnan  juga membuat pasar semakin menjauhi membeli mata uang Euro untuk saat ini.

Jerman sendiri menjadi salah satu negara yang memiliki ukuran ekonomi paling besar yang ada di kawasan Euro. Tapi walaupun cukup besar dan kuat, pada kuartal akhir tahun lalu perekonomian Jerman tidak tumbuh dan bahkan cenderung terus melambat. Hasil GDP untuk kawasan Eropa yang cukup positif juga tidak mampu memperbaiki outlook pertumbuhan perekonomian ke depan yang tetap dipandang buruk.

Pada pasangan EURUSD dan pasangan lainnya yang diperdagangkan dengan Euro terlihat akan mengalami penurunan. Terlebih lagi Dolar AS memperoleh cukup banyak sokongan terhadap beberapa mata uang utama. Euro melemah dapat membuat pasangan EURUSD terus merosot semakin dalam.

Kemungkinan ECB untuk tidak menaikkan suku bunga Euro membuat pergerakan reli mata uang ini masih sangat berat. Bahkan saat ini dengan data-data ekonomi kawasan Euro yang semakin memburuk membuat suku bunga tidak mungkin untuk dinaikkan pada tahun ini. Terlebih masalah Brexit sampai saat ini belum ada titik terang sama sekali

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi yang saling bertentangan di Jerman...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan infrastruktur blockchain negara tersebut.

Harga Minyak Mengambil Jeda Setelah Reli Tiga Hari

Harga minyak turun pada hari Rabu setelah naik dalam tiga sesi sebelumnya tetapi kerugian terbatas pada pandangan bahwa pengetatan pasokan global akan...

Euro Ditekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga ECB

Dolar naik pada hari Selasa sementara euro tersendat setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde tidak memberikan wawasan baru tentang prospek...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -