Wednesday, October 21, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Euro Melemah Pasca Rilis Data Produksi Industri Yang Turun

Must Read

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 21 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 21 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini...

Perdagangan hari ini Senin (14/1) terlihat mata uang Euro melemah terhadap pasangannya yaitu Dolar AS. Pelemahan pada mata uang Eropa ini terjadi pada saat sesi perdagangan kawasan Eropa dengan kisaran penurunan sebesar 0,10 persen dan menuju ke level harga perdagangan 1.1450. Kondisi yang cukup menekan Euro ini terjadi akibat adanya rilis data mengenai produksi industri untuk Zona Euro. Selain melemah terhadap Dolar AS, Euro juga tampak tidak mampu melawan Franc Swiss dan juga Yen Jepang. Untuk pasangannya dengan Pound sendiri cenderung stagnan di level harga 0.8922.

Data yang membuat Euro melemah tersebut dilaporka oleh Lembaga Eurostat dengan hasilnya berupa penurunan sebesar 1,7 persen Month over Month untuk bulan November. Padahal ekspektasinya penurunan hanya sebesar 1,5 persen saja. Hasil produksi industri ini juga merupakan catatan terburuk sekitar tiga tahun terakhir. Walaupun pada bulan Oktober lalu berhasil naik sebesar 0,1 persen.

Dalam skala perhitungan tahun, laporan data dari produksi industri ini juga masih tergolong merosot yaitu turun sebesar 3,3 persen. Estimasi awal laporan produksi industri berkisat pada angka 2,3 persen saja, tapi pada kenyataanya justru mencapai angka 3,3 persen. Laporan ini juga semakin membuat kekhawatiran pasar mengenai perlambatan ekonomi dalam Zona Euro meningkat lagi. Sebelumnya kekhawatiran sempat memuncak setelah efek adanya perang dagang atas industri di Jerman dan juga demontrasi di Perancis yang anarkis sehingga membuat kondisi Euro melemah

Data output dari Jerman sebagai pusat ekonomi terbesar di Eropa mengalai kemerosotan sampai 1,9 persen untuk bulan November. Jauh dari ekspektasi pasar yang hanya turun sebesar 0,3 persen saja.  Selain data ekonomi, masalah mengenai Brexit yang belum usai juga berdampak pada Euro melemah.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 21 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 21 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 21 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola...

AUDUSD : Analisa Teknikal Harian 21 Oktober 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, AUDUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak bergerak dalam sebuah pola.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -