Euro Mengabaikan Iklim Bisnis Jerman yang Lemah
Home / berita / Berita Harian Forex / Euro Mengabaikan Iklim Bisnis Jerman yang Lemah

Euro Mengabaikan Iklim Bisnis Jerman yang Lemah

Euro telah naik tipis di sesi Senin melawan Greenback, menghapus banyak kerugian yang terlihat pada hari Jumat (23/11). Saat ini, pasangan tersebut diperdagangkan pada 1,1369, naik 0,29% pada hari itu

Pada hari Minggu (25/11), para pemimpin Uni Eropa secara resmi mendukung perjanjian kesepakatan Brexit. Iklim Bisnis Ifo Jerman merosot ke 102,3, jauh dari perkiraan 102,0 poin. Kemudian pada hari itu, Presiden ECB Mario Draghi akan bersaksi di depan Komite Urusan Ekonomi dan Moneter Parlemen Eropa. Pada hari Selasa (27/11), AS akan merilis Indeks Keyakinan Konsumen CB, yang diperkirakan menurun ke 136,2 poin.

Sebuah tonggak sejarah dicapai pada hari Minggu (25/11), karena 27 pemimpin Uni Eropa memberikan persetujuan mereka untuk perjanjian penarikan Brexit. serta deklarasi politik mengenai hubungan ekonomi antara Inggris dan Uni Eropa setelah Brexit.

Para pemimpin Uni Eropa bersusah payah untuk memperingatkan anggota parlemen Inggris Uni Eropa tidak akan menyetujui konsesi lebih lanjut. Perdana Menteri Belanda menyimpulkan suasana di Brussels, mengatakan “tidak ada Rencana B”.

Uni Eropa telah mengisyaratkan bahwa kesepakatan yang ditandatangani pada hari Minggu (23/11) merupakan kesepakan “ambil atau tinggalkan”. Jika Inggris tidak menandatangani, hasilnya akan menjadi Brexit yang berat, yang bisa menjadi malapetaka bagi ekonomi Inggris.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May bergabung dengan KTT pada hari Minggu (25/11) dan sekali lagi mendesak anggota parlemen Inggris untuk menyetujui kesepakatan itu. Dengan mengatakan bahwa pihaknya memenuhi sebagian besar permintaan Inggris. Namun, May akan memiliki perjuangan berat mendorong kesepakatan melalui parlemen.

 

About Wida Yodik

Check Also

kenaikan suku bunga AS

Menjelang Berita Kenaikan Suku Bunga AS Oleh Fed, USD Sideaway Dalam Area Tertinggi

Pekan ini menjadi pekan yang cukup penting bagi perekonomian Amerika Serikat. Pasalnya pada hari Rabu …