Monday, June 14, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

EURUSD Bearish Meski Pembeli Dolar AS Sudah Lemah, Menunggu Data Penjualan Eceran Eropa

Must Read

Pejabat BoE: Stablecoin Tidak Terlalu Radikal

Ada banyak keributan tentang stablecoin di antara para bankir sentral, regulator dan anggota parlemen dalam beberapa tahun...

One River Digital Melihat Lonjakan Permintaan untuk Bitcoin Karbon Netral

Investor institusional telah menunjukkan keinginan yang lebih kuat untuk solusi investasi Bitcoin (BTC) karbon netral oleh One...

BIS Bergabung dengan Bank Sentral Perancis dan Swiss dalam Proyek CBDC Lintas Batas

Bank of France dan Swiss National Bank bekerja sama dengan Pusat Inovasi Bank for International Settlements (BIS)...

Pasangan mata uang EURUSD bearish lebih rendah sekitar 0,12% di sesi akhir Asia hari Kamis (4/2). Para pembeli mata uang Euro terlihat terus berusaha untuk kembali mendominasi pasar. Ini terjadi ketika adanya pada pelemahan dari aksi penjualan dari nilai tuakr 1,20. Namun upaya itu masih lemah karena Dolar AS lebih mendominasi pergerakan. Indeks Dxy melompat lebih tinggi ketika ekonomi AS menandakan pemulihan dan yield Treasury AS positif.

Sebelumnya nada pelemahan Euro telah membawa pasangan EURUSD bearish menuju ke nilai tukar 1,20 dalam 2 hari perdagangan hari Rabu kemarin. Beban utama yang membawa Euro lebih rendah adalah penerimaan mantan Gubernur ECB, M. Draghi untuk membentuk pemerintahan bersama Presiden Italia.

Sementara itu pada penutupan hari Rabu kemarin, pasangan EURUSD membuat sebuah candlestick turun dengan ekor yang sangat panjang. Menjadi sebuah pertanda bahwa para penjual Dolar AS sudah lelah dalam aksinya. Sayangnya Euro gagal memanfaatkan kesempatan ini untuk mendominasi pergerakan EURUSD. Sampai sekarang pasangan bertahan di sekitar nilai tukar 1,2020 setelah berusaha mencapai ke nilai tukar 1,2043.

Pendukung utama EURUSD bearish sampai sekarang adalah data ekonomi AS semalam yang menggembirakan. ADP Ketenagakerjaan memuaskan bersama IMP Jasa ISM yang menjadi tanda bahwa ekonomi AS terus bangkit dari perlambatan. Hal ini mengirimkan posisi imbal hasil obligasi Treasury AS dalam 10 tahun jadi lebih tinggi ke 1,15 dan dimanfaatkan para pembeli Dolar AS.

Para pembeli Euro juga terbebani oleh respon yang lambat dari blok tersebut pada masalah vaksin virus Corona. Arah berikutnya, pasar akan menanti data penjualan eceran Eropa nanti sore. Lalu pembaruan berita mengenai dana stimulus AS yang berisiko lebih rendah dan data AS akan dinanti.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pejabat BoE: Stablecoin Tidak Terlalu Radikal

Ada banyak keributan tentang stablecoin di antara para bankir sentral, regulator dan anggota parlemen dalam beberapa tahun...

One River Digital Melihat Lonjakan Permintaan untuk Bitcoin Karbon Netral

Investor institusional telah menunjukkan keinginan yang lebih kuat untuk solusi investasi Bitcoin (BTC) karbon netral oleh One River Digital Asset Management.

BIS Bergabung dengan Bank Sentral Perancis dan Swiss dalam Proyek CBDC Lintas Batas

Bank of France dan Swiss National Bank bekerja sama dengan Pusat Inovasi Bank for International Settlements (BIS) untuk menguji sistem mata uang...

1inch merilis Protokol Pesanan Batas yang dapat Dikomposisi

1inch, pertukaran terdesentralisasi dan agregator likuiditas, belum lama ini telah mengumumkan peluncuran Protokol Pesanan Batas 1inch. Fitur baru ini menawarkan 5 audit...

Pra-Pendaftaran Game Guild of Guardians Mencapai 133 Ribu Karena Lonjakan Penjualan NFT

Komunitas di belakang Guild of Guardians, sebuah game role-playing (RPG) berbasis NFT, tampaknya antusias dengan judul yang akan datang setelah mereka merebut...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -