Monday, July 13, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

EURUSD Berpotensi Anjlok, Mata Uang Euro Kalah Terhadap Data AS

Must Read

Pounds mengincar MA 200-hari Karena Sentimen Risiko Membaik

Pounds naik pada hari Senin terhadap dolar menuju MA 200-hari di $ 1,27, meskipun itu terakhir diperdagangkan...

Penurunan Dolar Berlanjut Karena Investor Melihat Pendapatan Data Ekonomi

Dolar AS melemah pada hari Senin karena investor melihat data ekonomi global yang masuk dan pendapatan perusahaan...

Minyak Menurun Karena Pengaruh Lonjakan Infeksi COVID-19

Harga minyak turun pada hari Senin pada rekor harian kenaikan dalam kasus virus corona global dengan lonjakan...

Perdagangan pasangan mata uang Euro terhadap Dolar AS membuka kemungkinan untuk turun lebih jauh dan membentuk kawasan rendah tahun ini. Potensi penurunan pasangan ini akan berada di bawah 1,1176. Penyebab penguatan Dolar AS yang menyeret spot turun adalah rilis data dari AS yang menandakan adanya penguatan sektor ekonomi. Penguatan ini juga akan lebih baik dari prediksi sebelumnya selama tiga bulan pertama ini.

Laporan data mengenai belanja konsumen AS tepatnya data penjualan ritel mengalami peningkatan 1,6 persen selama bulan Maret. Rilis ini menjadi peningkatan paling cepat dalam satu tahun setengah. Selain itu data mengenai klaim tingkat pengangguran AS juga mengalami penurunan dan menuju paling rendah skala dekade. Sehingga penjualan ritel kemungkinan akan terus positif dalam beberapa bulan ke depan. Sekaligus menjadi ancaman mata uang Euro terhadap USD terseret jatuh lebih dalam lagi.

Sesuai dengan kalender ekonomi AS, Jumat nanti akan ada rilis data yang diprediksi akan memperlihatkan adanya kenaikan pada sektor ekonomi AS. Diprediksi akan mengalami pertumbuhan pada skala tahunan sebesar 1,5 persen untuk tiga bulan pertama selama tahun ini. Data sebelumnya juga mengalami peningkatan sebesar 2,9 persen pada hitungan tiga bulan terakhir di tahun 2018 lalu.

Mungkin saat ini kondisi perdagangan pasar uang terutama di pasangan EURUSD tengah berhati-hati menunggu laporan PDB AS yang diprediksi di atas prediksi sebelumnya pada Jumat mendatang. Saat ini saja sudah menaikkan pergerakan greenbcak menuju ke area lebih tinggi.

Perdagangan pasangan mata uang Euro terhadap USD akan tetap diprediksi dalam kondisi defensif cenderung menurun. Terlebih lagi laporan IMP kawasan Eropa sektor manufaktur yang cukup mengecewakan para pelaku pasar. Sehingga walaupun ada momentum bullish pada Euro, mungkin tidak akan mampu bertahan lama. Mengingat USD memiliki kemungkinan penguatan lebih tinggi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pounds mengincar MA 200-hari Karena Sentimen Risiko Membaik

Pounds naik pada hari Senin terhadap dolar menuju MA 200-hari di $ 1,27, meskipun itu terakhir diperdagangkan...

Penurunan Dolar Berlanjut Karena Investor Melihat Pendapatan Data Ekonomi

Dolar AS melemah pada hari Senin karena investor melihat data ekonomi global yang masuk dan pendapatan perusahaan AS untuk mengukur apakah optimisme...

Minyak Menurun Karena Pengaruh Lonjakan Infeksi COVID-19

Harga minyak turun pada hari Senin pada rekor harian kenaikan dalam kasus virus corona global dengan lonjakan besar infeksi selama akhir pekan...

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum menampilkan arah pergerakan yang jelas....

Berita Stimulus Dari Inggris Mendorong GBPJPY Untuk Mendaki Kembali

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling Inggris naik dan berhasil membawa pasangan GBPJPY untuk mencatatkan beberapa bias bullish. Pasangan saat ini berada di...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -