Friday, December 9, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

EURUSD Berusaha Menutup Pekan Dengan Bullish, Data Menjadi Kunci Selanjutnya

Must Read

Penelitian: Turki Punya Obsesi dengan Kripto, Khususnya Dogecoin

Kemerosotan pasar kripto tidak berarti minat terhadap kripto juga turun. Sebuah studi baru dari platform pendidikan cryptocurrency...

Dolar Lesu Karena Kekhawatiran Resesi

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa Jumat karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi AS menuju resesi, menjelang...

Hong Kong Akan Terapkan UU TradFi untuk Pertukaran Kripto

Dewan legislatif Hong Kong telah mengesahkan amandemen baru terhadap anti-pencucian uang (AML) dan sistem pembiayaan teroris untuk...

Pergerakan pasangan mata uang EURUSD hari ini mungkin pada akhirnya berhasil menutup pekan dengan bias bullish meyakinkan. Meski begitu, Euro bullish masih bisa menerima tantangan jika ada perubahan ada pada imbal hasil obligasi Treasury AS. kenaikan yield tersebut akan menyebabkan Dolar AS dalam pembelian yang baru dan membawa EURUSD turun menjauh.

Untuk saat ini di hari Jumat (4/12) menjelang pembukaan pasar Eropa, Euro bullish membawa pasangan naik menuju ke 1,2140 atau dalam sepekan ini naik 1,5%. Salah satu titik resistance utama yang harus diwaspadai adalah di sekitar 1.2011. Ini merupakan level yang penting dan jika pada pekan ini berhasil ditutup di atasnya, maka ada peluang kenaikan EURUSD yang lebih tinggi lagi.

Kemudian setelah melewati resistance utama tersebut, maka target Euro bullish selanjutnya adalah nilai tukar 1,2556 yang merupakan puncak tertinggi Februari 2018 lalu. Pergerakan ke level resistance yang lebih tinggi memiliki peluang besar besar jika melihat kondisi Dolar AS. Akibat harapan dana stimulus ekonomi AS dan vaksin Corona, Dolar AS sebagai safe haven mengalami pelemahan tajam.

Tapi imbal hasil obligasi Treasury AS sudah bisa merangkak naik sampai ke 0,96%. Jika hal ini berlanjut lebih lama lagi, maka akan mendorong Dolar AS bangkit dari pelemahan ekstrim beberapa hari terakhir dan menghentikan kenaikan EURUSD.

Tantangan Euro bullish akan sangat ditentukan oleh rilis data dari Amerika Serikat nanti malam. AS akan merilis data utama mengenai ketenagakerjaan yang sangat ditunggu pasar. Data ini sering dijadikan tolak ukur kondisi ekonomi AS karena memberikan penjelasan kondisi pasar tenaga kerja. Selain itu ada juga rilis data dari Jerman mengenai pesanan pabrik yang juga bisa menggerakkan EURUSD kedepannya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Penelitian: Turki Punya Obsesi dengan Kripto, Khususnya Dogecoin

Kemerosotan pasar kripto tidak berarti minat terhadap kripto juga turun. Sebuah studi baru dari platform pendidikan cryptocurrency...

Dolar Lesu Karena Kekhawatiran Resesi

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa Jumat karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi AS menuju resesi, menjelang pertemuan penting Federal Reserve minggu...

Hong Kong Akan Terapkan UU TradFi untuk Pertukaran Kripto

Dewan legislatif Hong Kong telah mengesahkan amandemen baru terhadap anti-pencucian uang (AML) dan sistem pembiayaan teroris untuk memasukkan penyedia layanan aset virtual.

Survei: Lebih dari 90% Konsumen Penasaran dengan Metaverse

Terlepas dari kondisi pasar yang bergejolak selama setahun terakhir, metaverse dan utilitas potensialnya tetap stabil di benak konsumen. Menurut...

Pengembang Ethereum Targetkan Maret 2023 untuk Hard Fork Shanghai

Menurut sebuah diskusi di Pertemuan Pengembang Inti Ethereum ke-151 pada 8 Desember, pemrogram inti telah menetapkan tenggat waktu tentatif Maret 2023 untuk...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -