Sunday, October 25, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Must Read

Zhao: Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) dapat ‘Mengancam’ Bitcoin

Changpeng Zhao, kepala eksekutif Binance yang penuh teka-teki, percaya mata uang digital bank sentral (CBDC) yang dirancang...

Bank Sentral Filipina Belum Siap untuk CBDC

Gubernur bank sentral Filipina Benjamin Diokno telah mengumumkan bahwa studi "eksplorasi" lembaga tersebut tentang studi mata uang...

Eksekutif Gemini akan Bergabung dengan Bitstamp sebagai CEO Baru

Bitstamp, salah satu bursa cryptocurrency tertua dan terbesar di dunia, akan mengganti CEO-nya untuk pertama kalinya.

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (30/9). Penguatan Dolar AS membawa pasangan mata uang EURUSD bearish kembali menjauh dari titik paling tinggi dalam sesi di 1,1755 menuju ke 1,1730. Salah satu faktor yang menyebabkan Euro melemah adalah komentar yang disampaikan Trump bahwa hasil pemilihan Presiden AS November mungkin akan mengalami kemunduran sampai beberapa bulan.

Secara otomatis apa yang disampaikan oleh Presiden Trump menyebabkan aliran penghindaran risiko hidup dan membuat Euro melemah. Bersama dengan dominasi Dolar AS yang kembali, beberapa aset berisiko lain seperti kontrak berjangka S&P 500 kehilangan sampai 43 poin menjauh dari puncak dalam sesi. Sementara itu DJIA juga kehilangan di atas 300 poin akibat kekhawatiran ini.

Aliran nada risk off yang berlaku di pasar keuangan global mungkin akan tetap bertahan di sesi pasar Eropa hari ini. Sehingga akan menyebabkan Euro melemah lebih lama dan membawa EURUSD turun lebih dalam lagi. Tapi bagaimanapun juga Dolar AS akan terancam oleh dinamika politik pemilihan Presiden AS ini. Karena bisa berdampak negatif pada AS dan perekonomian global.

Jika memang risk off masih bertahan lebih lama lagi, beberapa data ekonomi dari kawasan Eropa mungkin akan diabaikan. Nanti akan ada rilis data mengenai penjualan eceran Jerman, indeks harga impor, pengangguran dan juga pidato dari ECB Lagarde. Tentunya ini akan menantang arah pergerakan Euro selanjutnya.

Arah risiko akan sangat diperhatikan mengingat saat sesi Asia tadi pagi risk on sempat berlaku. Penyebabnya adalah rilis data ekonomi China yang sangat mengesankan. Menggambarkan negara ekonomi utama Asia itu mampu memulihkan diri dari perlambatan akibat pandemi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Zhao: Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC) dapat ‘Mengancam’ Bitcoin

Changpeng Zhao, kepala eksekutif Binance yang penuh teka-teki, percaya mata uang digital bank sentral (CBDC) yang dirancang...

Bank Sentral Filipina Belum Siap untuk CBDC

Gubernur bank sentral Filipina Benjamin Diokno telah mengumumkan bahwa studi "eksplorasi" lembaga tersebut tentang studi mata uang digital bank sentral (CBDC) menunjukkan...

Eksekutif Gemini akan Bergabung dengan Bitstamp sebagai CEO Baru

Bitstamp, salah satu bursa cryptocurrency tertua dan terbesar di dunia, akan mengganti CEO-nya untuk pertama kalinya. Nejc Kodrič, CEO...

Paul Tudor: Bitcoin Seperti Berinvestasi lebih awal di Apple atau Google

Investor dan miliarder Wall Street terkenal Paul Tudor Jones mengatakan bahwa dia menyukai Bitcoin "bahkan lebih dari yang saya lakukan saat itu,"...

Bitcoin Secara Resmi ‘Mengabaikan’ PayPal

Sejak PayPal mengumumkan penambahan Bitcoin (BTC) ke platformnya, kapitalisasi pasar aset telah melebihi dari PayPal itu sendiri. Ironis? Pada...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -