Wednesday, May 18, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

EURUSD Membalikkan Penurunan Ketika Ada Pembaruan Risiko dan Pelemahan Dolar AS

Must Read

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku...

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat...

Mata uang Euro bullish berhasil membalikkan keadaan ketika berhadapan melawan mata uang Dolar AS. Penguatan itu berhasil mengirimkan EURUSD untuk terbang kembali mematahkan penurunan di sekitar 1,1850 menuju ke nilai tukar 1,1868.

Adanya pembaruan arah risiko menjelang pembukaan pasar Eropa di hari Rabu (18/11) membantu Euro untuk mendominasi pergerakan. Walaupun risk on itu masih akan ditekan oleh kekhawatiran terhadap peluang lockdown negara utama di dunia.

Sementara itu pergerakan saat sesi awal Asia tadi pagi, sebagian besar aset berisiko mengalami penurunan besar. Saham Asia memerah mengikuti apa yang terjadi di pasar saham AS Wall Street. Risk off itu diakibatkan oleh banyaknya para pelaku pasar dan investor yang takut adanya lockdown di Amerika Serikat. Karena kebijakan itu bagaimanapun juga akan menyebabkan ekonomi AS terluka lebih parah lagi di tengah upaya pemulihan.

Kemudian setelah dominasi risk off itu, saat menjelang pembukaan pasar Eropa beberapa saham Asia mengalami kenaikan seperti Hang Seng HK dan Shanghai Composite. Hal itulah yang menjadi latar belakang utama Euro bullish dan membalikkan penurunan yang terjadi sebelumnya. Mata uang Dolar AS dalam pelemahan ketika adanya ekspektasi optimis ekonomi global pada 2021 mendatang dan adanya pandangan dovish dari The Fed.

Para pelaku pasar dan investor meyakini bahwa The Fed ada tugas yang berat untuk membantu ekonomi AS pulih. Mengingat Kongres AS sangat sulit memberikan persetujuan stimulus fiskal. Apalagi sebelumnya The Fed juga mengungkapkan bersedia melakukan langkah-langkah itu.

Penggerak lain juga datang dari kawasan Eropa ketika ada harapan kesepakatan fiskal dari Uni Eropa. Untuk tantangan Euro bullish akan datang dari data ekonomi kawasan Eropa mengenai inflasi harga konsumen. Kemudian pembaruan arah risiko juga akan diperhatikan pasar.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bursa Efek Brasil akan Luncurkan Bitcoin dan Ethereum Futures

B3, Bursa Efek Brasil, mengkonfirmasi bahwa dalam waktu enam bulan mereka bermaksud untuk meluncurkan produk resmi pertamanya...

Regulator California akan Tinjau Kembali Larangan Donasi Kripto

Regulator negara bagian California mungkin mempertimbangkan untuk membatalkan larangan donasi kripto untuk kampanye politik yang telah berlaku sejak 2018.

Minyak Turun 2 Persen Karena Komentar Ketua the Fed

Setelah mencapai tertinggi tujuh minggu, harga minyak merosot 2% pada Selasa karena Reuters melaporkan bahwa Amerika Serikat dapat mengurangi beberapa pembatasan pada...

Dolar Terpukul Selera Risiko yang Kembali

Dolar jatuh untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Selasa, mundur dari tertinggi dua dekade terhadap sekeranjang mata uang utama, karena meningkatnya selera...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 18 Mei 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -