Thursday, July 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

EURUSD Memperpanjang Penurunan, Data IFO Jerman Menjadi Fokus

Must Read

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor.

EURUSD turun sepanjang sesi Asia hari Senin ini (25/5) karena adanya permintaan Dolar AS yang terus menguat. Dengan penurunan ini maka pasangan berusaha untuk kembali melanjutkan momentum bearish yang dibangun sejak kemarin. Bahkan aset safe haven logam mulia juga gagal untuk menghalau penguatan Dolar AS. Walaupun  nada risk off masih cukup mendominasi sampai saat ini.

Nada risk off masih terlihat karena ketegangan antara AS dan China terus memanas. Penguatan Dolar AS bergabung dengan nada risk off telah membawa EURUSD turun lebih mudah lagi. Saat ini menjelang pembukaan sesi Eropa, pasangan tampak berada di sekitar nilai tukar 1,0888. Sebelumnya sejak Kamis dan Jumat pekan lalu pasangan turun masing-masing 0,27% dan juga 0,45%.

Ketegangan dua raksasa ekonomi global yaitu AS dan China terus mengkhawatirkan. Menlu China mengatakan bahwa apa yang dilakukan AS telah merusak hubungan kedua negara. Selain itu semua yang dilakukan menyebabkan AS-China bisa menuju ke perang dingin baru. Trump memang terus menyuarakan tuduhan yang diberikan kepada China bahwa China adalah tersangka penyebab pandemi virus Corona.

Selain itu nada kekhawatiran juga datang setelah China akan memberlakukan UU Keamanan Nasional baru untuk Hong Kong. UU itu memicu kegeraman pemerintah AS dan mengancam akan memberikan sanksi jika memang UU itu sah diberlakukan.

Nada-nada yang berat ini membuat EURUSD turun lebih dalam lagi. Namun tampaknya Euro akan menunggu rilis data utama dari Jerman mengenai indeks ekspektasi IFO. Jika data lebih baik maka EURUSD bisa naik kembali mematahkan penurunan sebelumnya. Pasangan juga akan fokus ke hubungan terbaru antara AS dan China serta kabar terbaru mengenai virus Corona global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi serangan baru terhadap dompet perangkat...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor. Volvo sebelumnya menggunakan solusi...

‘How Are We’ Telah Ditokenisasikan di Blockchain Ethereum

How Are We, sebuah kolaborasi seni pertunjukan yang terdiri dari 15 karya pendek yang difilmkan dalam karantina COVID-19, telah di hash dan...

Matic Network Meluncurkan Program Inisiatif untuk Adopsi Mainnet

Solusi skalabilitas Blockchain, Matic, merilis berita tentang program “Inisiatif Pengembang Skala Besar” pada 8 Juli. Program ini dimaksudkan untuk mendorong adopsi mainnet,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -