Monday, August 10, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

EURUSD Naik Membatalkan Upaya Pemulihan Dolar AS, Menunggu Data PDB Jerman

Must Read

Harga Minyak Mentah Berpeluang Naik Pasca Komentar Aramco, Arah Risiko Akan Terus Diperhatikan

Beberapa saat yang lalu ada berita yang langsung meluas mengenai komentar yang disampaikan oleh produsen minyak Arab...

Data China Gagal Membawa AUDJPY Naik, Dolar Australia Terbebani Masalah Dalam Negeri

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia melemah lebih panjang sepanjang sesi Asia hari Senin ini (10/8). Mata...

Kava Labs Bermitra dengan BNB48 Club, Untuk Apa?

Kava Labs mengumumkan kolaborasi baru dengan klub investor BNB - BNB48. Platform populer ditambahkan...

Beberapa waktu terakhir mata uang Euro bullish melawan Dolar AS. Pasangan mata uang EURUSD mungkin masih bisa menorehkan catatan naik yang lebih tinggi lagi. Mengingat sisi tahanan masih berada pada titik yang lebih tinggi lagi. Meski begitu banyak yang melihat pasangan EURUSD saat ini masuk dalam posisi jenuh beli sehingga berisiko turun. Apalagi nanti sesi Eropa Jerman akan merilis data yang mungkin akan memberikan konfirmasi pergerakan lanjutan EURUSD.

Sementara itu pada hari Rabu kemarin, Euro bullish mampu melonjak sampai 0,65% setelah Dolar AS melemah tajam. Salah satu penyebab Dolar AS melemah adalah komentar Fed yang dovish meski tidak melakukan perubahan kebijakan moneter. Gubernur Fed Powell mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi AS di tengah gelombang kedua pandemi virus Corona.

Sehingga dengan adanya kenaikan EURUSD hari Rabu kemarin, secara otomatis menghapuskan beberapa upaya pemulihan Dolar AS yang dibangun sebelumnya. Sayangnya berdasarkan indikator RSI 14 dalam harian, menandakan momentum pembelian sedang pada posisi overbought atau jenuh beli. Mungkin aksi koreksi pasangan akan terjadi menjelang rilis data Jerman nanti siang.

Nanti Jerman akan merilis data mengenai produk domestik bruto awal. Data itu diprediksi akan mengalami penurunan 11,1 % dalam tahunan pada kuartal kedua 2020. Sementara itu pada Q1 2020 kemarin PDB Jerman turun -2,3%. Sementara itu dalam kuartalan juga mengalami kejatuhan dari titik 1,9% menuju ke -10,9%.

Data ekonomi Jerman itu akan memberikan konfirmasi Euro bullish lebih tinggi atau justru tertolak. Jika data PDB Jerman lebih buruk dari prediksi maka bisa saja EURUSD akan merosot mengkonfirmasi RSI overbought. Tapi jika data PDB lebih baik maka ada peluang pasangan mencatatkan kenaikan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Mentah Berpeluang Naik Pasca Komentar Aramco, Arah Risiko Akan Terus Diperhatikan

Beberapa saat yang lalu ada berita yang langsung meluas mengenai komentar yang disampaikan oleh produsen minyak Arab...

Data China Gagal Membawa AUDJPY Naik, Dolar Australia Terbebani Masalah Dalam Negeri

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia melemah lebih panjang sepanjang sesi Asia hari Senin ini (10/8). Mata uang Dolar Australia gagal untuk...

Kava Labs Bermitra dengan BNB48 Club, Untuk Apa?

Kava Labs mengumumkan kolaborasi baru dengan klub investor BNB - BNB48. Platform populer ditambahkan dalam siaran pers bahwa berdasarkan...

Pengunjung Pantai Korea Selatan Sekarang Dapat Menggunakan Bitcoin untuk Membayar Layanan

Sebuah proyek percontohan yang dijalankan oleh perusahaan afiliasi Bitbeat CIC Enterprise ingin menyediakan solusi pembayaran kripto di dua pantai tersibuk di negara...

Korea Selatan Akan Memiliki Pembayaran Tol yang Didukung Blockchain

KEB Hana Bank, salah satu bank komersial terbesar di Korea Selatan, mencapai kesepakatan dengan operator jalan raya yang didukung negara, Korea Expressway...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -