Friday, November 27, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

EURUSD Naik Membatalkan Upaya Pemulihan Dolar AS, Menunggu Data PDB Jerman

Must Read

Dolar Turun untuk Menutup Merah Pekan Ini, Aussie dan Kiwi Bangkit

Dolar jatuh pada awal perdagangan London pada hari Jumat dan berada di jalur kerugian mingguan terhadap sekeranjang...

Panel OPEC + akan Mengadakan Pembicaraan Online Informal pada Hari Sabtu

Panel OPEC +, sekelompok negara penghasil minyak terkemuka, akan mengadakan pembicaraan informal online pada hari Sabtu sebelum...

Yearn Finance Umumkan ‘Merger’ Lain dengan Protokol Cream

Dua hari setelah Yearn Finance (YFI) dan Pickle Finance bergabung dalam merger efektif pertama DeFi, pendiri Yearn...

Beberapa waktu terakhir mata uang Euro bullish melawan Dolar AS. Pasangan mata uang EURUSD mungkin masih bisa menorehkan catatan naik yang lebih tinggi lagi. Mengingat sisi tahanan masih berada pada titik yang lebih tinggi lagi. Meski begitu banyak yang melihat pasangan EURUSD saat ini masuk dalam posisi jenuh beli sehingga berisiko turun. Apalagi nanti sesi Eropa Jerman akan merilis data yang mungkin akan memberikan konfirmasi pergerakan lanjutan EURUSD.

Sementara itu pada hari Rabu kemarin, Euro bullish mampu melonjak sampai 0,65% setelah Dolar AS melemah tajam. Salah satu penyebab Dolar AS melemah adalah komentar Fed yang dovish meski tidak melakukan perubahan kebijakan moneter. Gubernur Fed Powell mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi AS di tengah gelombang kedua pandemi virus Corona.

Sehingga dengan adanya kenaikan EURUSD hari Rabu kemarin, secara otomatis menghapuskan beberapa upaya pemulihan Dolar AS yang dibangun sebelumnya. Sayangnya berdasarkan indikator RSI 14 dalam harian, menandakan momentum pembelian sedang pada posisi overbought atau jenuh beli. Mungkin aksi koreksi pasangan akan terjadi menjelang rilis data Jerman nanti siang.

Nanti Jerman akan merilis data mengenai produk domestik bruto awal. Data itu diprediksi akan mengalami penurunan 11,1 % dalam tahunan pada kuartal kedua 2020. Sementara itu pada Q1 2020 kemarin PDB Jerman turun -2,3%. Sementara itu dalam kuartalan juga mengalami kejatuhan dari titik 1,9% menuju ke -10,9%.

Data ekonomi Jerman itu akan memberikan konfirmasi Euro bullish lebih tinggi atau justru tertolak. Jika data PDB Jerman lebih buruk dari prediksi maka bisa saja EURUSD akan merosot mengkonfirmasi RSI overbought. Tapi jika data PDB lebih baik maka ada peluang pasangan mencatatkan kenaikan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Turun untuk Menutup Merah Pekan Ini, Aussie dan Kiwi Bangkit

Dolar jatuh pada awal perdagangan London pada hari Jumat dan berada di jalur kerugian mingguan terhadap sekeranjang...

Panel OPEC + akan Mengadakan Pembicaraan Online Informal pada Hari Sabtu

Panel OPEC +, sekelompok negara penghasil minyak terkemuka, akan mengadakan pembicaraan informal online pada hari Sabtu sebelum pertemuan yang dijadwalkan untuk minggu...

Yearn Finance Umumkan ‘Merger’ Lain dengan Protokol Cream

Dua hari setelah Yearn Finance (YFI) dan Pickle Finance bergabung dalam merger efektif pertama DeFi, pendiri Yearn Andre Cronje menerbitkan rincian integrasi...

Perdana Menteri Rusia Usulkan Langkah Hukum untuk Menertibkan Pasar Crypto

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin tampaknya menyatakan dukungan untuk pengembangan lebih lanjut pasar cryptocurrency lokal. Pada pertemuan pemerintah baru-baru...

Program Cashback baru di FBS Trader

Program Cashback baru di FBS Trader Kini setiap pedagang disajikan dengan peluang keemasan untuk mendapatkan ganjaran tambahan dan memperolehi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -