Monday, July 13, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Fokus Pasar Ke Negosiasi Dagang AS-China Mengakibatkan Dolar AS Menguat

Must Read

Pounds mengincar MA 200-hari Karena Sentimen Risiko Membaik

Pounds naik pada hari Senin terhadap dolar menuju MA 200-hari di $ 1,27, meskipun itu terakhir diperdagangkan...

Penurunan Dolar Berlanjut Karena Investor Melihat Pendapatan Data Ekonomi

Dolar AS melemah pada hari Senin karena investor melihat data ekonomi global yang masuk dan pendapatan perusahaan...

Minyak Menurun Karena Pengaruh Lonjakan Infeksi COVID-19

Harga minyak turun pada hari Senin pada rekor harian kenaikan dalam kasus virus corona global dengan lonjakan...

Pantauan pada Indeks Dolar AS pengukur kekuatan greenback terhadap beberapa mata uang utama terlihat mengalami penguatan sekitar 0,1 persen. Dolar AS menguat menuju ke level angka 96,73 ketika diperdagangan saat sesi perdagangan kawasan Eropa hari ini. Perdagangan awal pekan dengan kalender data ekonomi yang terlihat sangat sepi membuat para pelaku pasar dan investor mengalihkan perhatian. Mereka saat ini fokus pada negosiasi dagang AS-China yang semakin dekat dengan deadline. Kondisi ini membuat mata uang safe haven mulai dicari sehingga Dolar AS menguat terhadap beberapa mata uang.

Menurut Nick Twidale untuk pekan-pekan ini fokus perhatian para pelaku pasar dan investor tengah tertuju pada negosiasi dagang AS-China. Jika diperhatikan pada perdagangan saat ini memang Dolar AS menguat terhadap beberapa pasangan mata uang dan pada Indeks Dolar AS mengindikasikan sikap pelaku pasar sedang sangat berhati-hati.

Dolar AS menguat sebagai salah satu aset safe haven ketika sentiment sedang bergejolak. Selain itu pelemahan mata uang juga terlihat pada Dolar Aussie dan juga Euro. Kondisi sentimen resiko yang sedang bergejolak mengancam mata uang tersebut untuk jatuh lebih dalam lagi.

Sebelumnya sentimen pasar sudah cukup kecewa setelah Trump menyampaikan bahwa tidak akan bertemua dengan Jinping sampai deadline konflik AS-China jatuh tempo. Jika memang sudah jatuh tempo pada 1 Maret nanti dan tidak ada kesepakatan dagang yang dicapai, maka dapat mengakibatkan naiknya biaya impor untuk produk dagang dari China.

Ketegangan-ketegangan yang terjadi pada proses negosiasi menjelang jatuh deadline membuat beberapa mata uang terdampak. Aset-aset bersiko mengalami tekanan seperti pada AUD,EURO, NZD dan juga CAD yang diterpa tekanan kekhawatiran pasar. Jika konflik dagang AS-China terus berlangsung maka akan menyebabkan ekonomi dunia bergejolak lebih lama.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pounds mengincar MA 200-hari Karena Sentimen Risiko Membaik

Pounds naik pada hari Senin terhadap dolar menuju MA 200-hari di $ 1,27, meskipun itu terakhir diperdagangkan...

Penurunan Dolar Berlanjut Karena Investor Melihat Pendapatan Data Ekonomi

Dolar AS melemah pada hari Senin karena investor melihat data ekonomi global yang masuk dan pendapatan perusahaan AS untuk mengukur apakah optimisme...

Minyak Menurun Karena Pengaruh Lonjakan Infeksi COVID-19

Harga minyak turun pada hari Senin pada rekor harian kenaikan dalam kasus virus corona global dengan lonjakan besar infeksi selama akhir pekan...

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum menampilkan arah pergerakan yang jelas....

Berita Stimulus Dari Inggris Mendorong GBPJPY Untuk Mendaki Kembali

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling Inggris naik dan berhasil membawa pasangan GBPJPY untuk mencatatkan beberapa bias bullish. Pasangan saat ini berada di...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -