Friday, April 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPJPY Memperpanjang Penurunan Karena Kekisruhan Penanganan Virus di Inggris

Must Read

AUDUSD Bearish Dibebani Risk Off dan Data Suram China

Pasangan mata uang AUDUSD bearish cukup dalam pada analisa hari ini dengan penurunan 0,33% menuju 0,7720. Mata...

Kekhawatiran Geopolitik dan Data Suram China Mengirimkan NZDUSD Menjauh Dari Puncak

Mata uang Dolar New Zealand melemah ketika berhadapan melawan Dolar AS di sesi Asia hari Jumat (16/4)....

Eropa Masih Diserang Pandemi, EURUSD Turun Dari Tertinggi Bersama Aliran Risk Off

Mata uang Euro bearish melawan Dolar AS dan mengirimkan pasangan terjun sampai ke sekitar nilai tukar 1,1955....

Pasangan mata uang GBPJPY terus mengalami penurunan nilai tukar yang lebih dalam lagi. GBPJPY bearish lebih dalam menuju ke level harga 132,85 atau mewakili penurunan 0,53% sepanjang sesi Asia di hari Senin ini (4/5). 

Yen Jepang tampak terus mendominasi perdagangan dan mampu menumbangkan Poundsterling akibat kekhawatiran pasar yang terus meningkat. Perseteruan penanganan virus Corona Inggris dan ancaman perang dagang AS-China terus membebani.

Dilansir dari Sky News, Menteri Kabinet Michael Gove mengatakan bahwa pemerintah mungkin sudah melakukan kesalahan penanganan saat tahap awal pandemi. Sementara itu hari ini akan ada debat di House of Common dan mungkin akan ada pembaruan terkait pengakuan tersebut. Debat itu akan membahas mengenai Peraturan Perlindungan Kesehatan.  Pasalnya penguncian wilayah terus mendapatkan kecaman dari parlemen Konservatif.

Pemerintah mungkin akan mengambil langkah dengan mengeluarkan surat bukti kesehatan dalam beberapa bulan kedepan. Inggris memang berencana melakukan pelonggaran penguncian karena ekonomi yang terus tertekan. Debat pelonggaran ini membawa GBPJPY bearish karena akan menimbulkan gesekan-gesekan politik.

Sementara itu dari tempat lain, Presiden Trump kembali menegaskan kritikannya terhadap China. Bahkan Trump juga mengklaim telah mengumpulkan bukti kuat untuk menyalahkan China karena diduga virus Corona dari lab virologi Wuhan. Bersamaan dengan itu, dilansir dari Global Times, China mengatakan bahwa tuduhan itu hanya dilakukan oleh Trump untuk memikat para pemilih karena menjelang pemilu Presiden AS.

Bergabung dengan GBPJPY bearish hari ini, kontrak berjangka S&P 500 juga mencatatkan penurunan sampai 1,5%. Tolak ukur sentimen risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun tampak menurun 2,2 basis poin menuju ke 0,618%. Berita politik dan virus Corona akan terus diperhatikan karena minimnya rilis data ekonomi hari ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

AUDUSD Bearish Dibebani Risk Off dan Data Suram China

Pasangan mata uang AUDUSD bearish cukup dalam pada analisa hari ini dengan penurunan 0,33% menuju 0,7720. Mata...

Kekhawatiran Geopolitik dan Data Suram China Mengirimkan NZDUSD Menjauh Dari Puncak

Mata uang Dolar New Zealand melemah ketika berhadapan melawan Dolar AS di sesi Asia hari Jumat (16/4). Pelemahan ini telah memaksa pasangan...

Eropa Masih Diserang Pandemi, EURUSD Turun Dari Tertinggi Bersama Aliran Risk Off

Mata uang Euro bearish melawan Dolar AS dan mengirimkan pasangan terjun sampai ke sekitar nilai tukar 1,1955. Euro terus melemah mendekati pembukaan...

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan kepada pelanggannya opsi untuk membayar...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman pada hari Kamis, langkah tersebut...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -