Friday, May 29, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPJPY Turun Kembali Karena Risiko Terbebani Oleh Berita Negatif

Must Read

Bitbuy akan Menawarkan 1: 1 Nilai Asuransi Setoran Bitcoin

Pertukaran cryptocurrency yang berbasis di Toronto, Bitbuy, sekarang menawarkan asuransi penuh pada semua deposit Bitcoin (BTC) yang...

Korea Selatan Sedang Menjelajahi Hukum Pajak Crypto Baru

Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan sedang mempersiapkan amandemen untuk diterapkan pada UU Pajak Penghasilan negara. Ini...

Bitcoin Dapat Menjadi Solusi bagi Sistem Keuangan Afrika yang Rusak

Sebuah laporan baru-baru ini menunjukkan bahwa kurangnya infrastruktur keuangan tradisional membuat Afrika terpuruk, di mana adopsi cryptocurrency...

Pasangan mata uang GBPJPY hari ini mengalami kegagalan untuk mempertahankan nada positif yang dibangun dua hari terakhir. Saat ini pasangan telah kehilangan sampai 0,21% turun menuju ke level harga 133,85 saat sesi Asia berlangsung hari Rabu (8/4). Beberapa nada negatif berhasil mematahkan kenaikan Poundsterling diantaranya seperti kekhawatiran atas kondisi PM Boris Johnson yang positif virus Corona. Selain itu jumlah infeksi virus Cona juga terus bertambah.

Media BBC tampak berusaha untuk memberikan laporan-laporan positif untuk mendorong optimisme global. BBC mengutip pembicaraan rahasia menteri mengenai pembukaan lockdown yang diberlakukan sebelumnya. Sayangnya usaha laporan positif itu gagal mendorong pemulihan sentimen risiko. Investor menghindari pembelian GBPJPY hari ini karena khawatir terhadap kondisi PM Boris yang sedang mendapat perawatan intensif di ICU.

Walaupun tadi malam juru bicara PM Inggris mengatakan bahwa kondisi PM Boris telah stabil. Namun sayangnya semua itu tidak berhasil membangun optimisme karena bergabung dengan penambahan kasus kematian di angka 6.159. sementara itu dari Jepang, PM Abe hari Senin telah mengumumkan kondisi darurat untuk beberapa prefektur atau kota di Jepang termasuk Tokyo.

Penurunan GBPJPY hari ini juga disebabkan oleh data ekonomi Jepang yang dilaporkan dengan hasil positif. Data mengenai pesanan mesin dan Neraca Perdagangan Jepang bulan Februari dilaporkan mengalami kenaikan yang baik.

Sementara itu tolak ukur sentimen risiko global yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS saat ini telah mengalami penurunan lagi tiga basis poin menuju 0,70%. Saham Jepang juga mengalami penurunan karena nada risk off yang mendominasi dengan penurunan 0,20%. Pedagang GBPJPY tampaknya akan lebih fokus ke hasil survei Eco Watchers pada bulan Maret sebagai dorongan utama saat ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bitbuy akan Menawarkan 1: 1 Nilai Asuransi Setoran Bitcoin

Pertukaran cryptocurrency yang berbasis di Toronto, Bitbuy, sekarang menawarkan asuransi penuh pada semua deposit Bitcoin (BTC) yang...

Korea Selatan Sedang Menjelajahi Hukum Pajak Crypto Baru

Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan sedang mempersiapkan amandemen untuk diterapkan pada UU Pajak Penghasilan negara. Ini dapat mencakup aturan untuk penjualan...

Bitcoin Dapat Menjadi Solusi bagi Sistem Keuangan Afrika yang Rusak

Sebuah laporan baru-baru ini menunjukkan bahwa kurangnya infrastruktur keuangan tradisional membuat Afrika terpuruk, di mana adopsi cryptocurrency mungkin terjadi.

Bitfinex Terus Mencetak Lebih Banyak Tether

Bitfinex Sebuah laporan dari Flipside Crypto menunjukkan bahwa token Tether (USDT) berbasis Ethereum (ETH) tidak pernah dibakar (burn). Laporan...

RUU Regulasi Crypto Antigua Telah Melewati Parlemen Bawah

Dewan Perwakilan Antigua dan Barbuda meloloskan RUU regulasi cryptocurrency pada 27 Mei. Dengan RUU ini, mereka telah mengambil langkah-langkah menuju tujuan digital...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -