Sunday, December 8, 2019
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPJPY Turun Memantul Dari Resisten, Poundsterling Inggris Menunggu Data Domestik

Must Read

FSOC: Adopsi Stablecoin Bisa Berdampak pada Ekonomi

FSOC - Sebuah panel regulator keuangan senior di Amerika Serikat telah memperingatkan publik tentang risiko stablecoin dan...

Microsoft Mengumumkan Token Lencana pada Blockchain Ethereum

Platform cloud berkemampuan blockchain Microsoft, Microsoft Azure, mengumumkan "Azure Heroes", sebuah blockchain non-fungible token (NFT) yang ditujukan...

Rusia: Nornickel Mulai Menguji Platform Perdagangan Digital

Raksasa pertambangan dan peleburan Rusia, Nornickel, telah mulai menguji platform digitalnya untuk perdagangan logam.

Permasalahan Brexit beberapa waktu terakhir semakin rumit setelah Parlemen Inggris menolak kembali proposal yang diajukan oleh PM May. Dampak penolakan tersebut menurunkan kekuatan pasangan Poundsterling Inggris terhadap Yen Jepang dalam perlawanan selama tiga pekan terakhir. Untuk saat ini para pelaku pasar dan investor akan lebih fokus ke pembaruan kabar dari Brexit dan juga data ekonomi Inggris mengenai IMP sektor kontruksi. Katalis tersebut akan memperlihatkan pergerakan pasangan GBPJPY dalam jangka pendek.

Perdagangan di hari Selasa saat sesi awal kawasan Asia, Poundsterling Inggris masih tampak loyo berada di sekitar level harga 145.600. Sebelumnya pasangan ini telah mengalami rebound dari titik resisten berdasarkan garis trend tiga pekan. Rebound ini disebaban oleh hasil pemungutan suara yang menyatakan Parlemen Inggris menolak kembali proposal Brexit dari PM May. Dengan ditolaknya proposal maka semakin membuat Inggris penuh ketidakpastian mengenai Brexit. Pembaruan kabar dari negosiasi dagang AS dengan China juga akan menggerakkan pasar dalam jangka pendek.

Sampai saat ini para pelaku pasar dan investor terlihat masih sangat terbebani untuk berdagang karena penolakan proposal Brexit oleh Parlemen Inggris tersebut. Pasar sangat mengantisipasi resiko kekacauan politik yang lebih besar dengan jalan meninggalkan aset beresiko seperti Poundsterling Inggris. Sementara itu kenaikan pasangan GBPJPY pada pekan sebelumnya disebabkan oleh Brexit yang optimis mengenai perpanjangan pasal 50 dan naiknya harapan adanya solusi dari Parlemen serta negosiasi perdagangan AS-China yang positif.

Dengan ditolaknya proposal, maka beredar banyak spekulasi mengenai masa depan Brexit seperti Parlemen akan menerima proposal PM May untuk menghindari ancaman tanpa kesepakatan. Selain itu juga ada kemungkinan dilakukan referendum Brexit karena banyaknya yang berusaha menyelesaikan masalah Brexit ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

FSOC: Adopsi Stablecoin Bisa Berdampak pada Ekonomi

FSOC - Sebuah panel regulator keuangan senior di Amerika Serikat telah memperingatkan publik tentang risiko stablecoin dan...

Microsoft Mengumumkan Token Lencana pada Blockchain Ethereum

Platform cloud berkemampuan blockchain Microsoft, Microsoft Azure, mengumumkan "Azure Heroes", sebuah blockchain non-fungible token (NFT) yang ditujukan untuk memberi penghargaan kepada komunitas...

Rusia: Nornickel Mulai Menguji Platform Perdagangan Digital

Raksasa pertambangan dan peleburan Rusia, Nornickel, telah mulai menguji platform digitalnya untuk perdagangan logam. Seperti yang dilaporkan Bloomberg pada...

UE Tak Akan Membiarkan Stablecoin Masuk Pasar Sampai Risiko Diatasi

Tidak ada proyek stablecoin global yang akan mulai beroperasi di Uni Eropa (UE) sampai risiko terkait dengan kedaulatan moneter ditangani, menurut otoritas...

Dolar AS dalam Penurunan Mingguan karena Ketegangan Data dan Perdagangan

Dolar AS mengalami kerugian selama satu minggu pada awal hari ini, dilanda kegelisahan pada perdagangan dan sinyal beragam tentang ekonomi AS, sementara...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -