Thursday, October 1, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Must Read

StrongBlock Luncurkan Protokol DeFi tetapi Harga Token Merosot 70%

Protokol DeFi yang baru saja diluncurkan, StrongBlock telah mengumumkan integrasi oracle Chainlink - namun harga token aslinya...

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat...

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan kenaikan 0,16%. Dengan momentum Poundsterling Inggris bullish ini maka berhasil menghentikan penurunan yang terjadi pada Jumat pekan lalu. Pasangan bergerak menuju ke nilai tukar 1,3070 beberapa waktu terakhir.

Tampaknya katalis penggerak yang lebih berpengaruh membawa Poundsterling Inggris bullish adalah kondisi Dolar AS yang melemah. Indeks Dxy harus rela kembali mengalami kegagalan mencatatkan pemulihan yang lebih tinggi. Pasalnya dari sisi Inggris juga tidak ada berita positif yang mendukung GBPUSD untuk melonjak. Pergerakan GBPUSD selanjutnya juga akan sangat ditentukan oleh drama Brexit, pandemi dan juga konflik AS-China.

Berdasarkan laporan berita paling baru, Presiden Trump kembali membuka stimulus untuk beberapa sektor. Salah satu bentuk stimulus itu adalah pemberian dana bantuan serupa klaim tunjangan dengan cangkupan yang lebih luas yaitu sampai ke mahasiswa dan rumah kontrakan. Hal ini memicu nada optimisme mengenai stimulus tersebut.

Tantangan yang akan menghalangi Poundsterling Inggris bullish lebih panjang akan tetap datang dari masalah Brexit. Kemudian kondisi pandemi yang terjadi di Inggris juga tetap menjadi sorotan. Karena belum ada penurunan kasus yang sangat signifikan. Sementara itu Gubernur BoE juga mengatakan akan mengambil langkah kebijakan moneter lanjutan jika memang sangat dibutuhkan untuk mendukung ekonomi Inggris.

Bersama dengan kenaikan pada pasangan GBPUSD, aset berisiko global seperti kontrak berjangka S&P 500 juga mengalami kenaikan sekitar 0,15% menjelang sesi Eropa. Disusul dengan kenaikan pada saham ASX 200 Aussie dan NZX 50 yang juga positif. Namun bagaimanapun juga arah risiko ke depan akan mampu menggerakkan semua aset termasuk menggerakan Poundsterling karena sepinya rilis data ekonomi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

StrongBlock Luncurkan Protokol DeFi tetapi Harga Token Merosot 70%

Protokol DeFi yang baru saja diluncurkan, StrongBlock telah mengumumkan integrasi oracle Chainlink - namun harga token aslinya...

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri kekuatan untuk memutuskan perjanjian perceraian...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat laju pemulihan permintaan dan melawan...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (30/9). Penguatan Dolar AS membawa...

NZDUSD Turun Setelah Data Caixin China Pesimis Bersama Sikap Hati-hati Debat Calon Presiden AS

Permintaan terhadap mata uang Dolar New Zealand mengalami penurunan saat sesi pertengahan Asia hari Rabu (30/9). Dengan pelemahan ini maka menyebabkan NZDUSD...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -