Wednesday, December 1, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Bearish Karena Dolar AS Mampu Pulih, Menunggu PDB Q2 2020 Amerika Serikat

Must Read

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya,...

Pasangan mata uang GBPUSD bearish menuju ke nilai tukar 1,2985 atau mewakili penurunan 0,10% sepanjang sesi Asia hari Kamis ini (28/7). Sebelumnya di hari Rabu kemarin Pound sempat naik menuju ke puncak 10 Maret karena Dolar AS melemah. Pasalnya tadi malam Fed memberikan komentar kebijakan dengan nada yang dovish pada proyeksi ekonomi Amerika Serikat.

Tapi beberapa waktu terakhir, Dolar AS mungkin berusaha memulihkan diri. Momentum itu mendapatkan dukungan kekhawatiran Brexit yang membawa GBPUSD bearish dengan mudah. Untuk arag pergerakan pasangan selanjutnya mungkin akan cenderung menunggu rilis data PDB AS Q2 2020 nanti malam.

Perancis diberitakan tidak lagi menekan hak penangkapan ikan di kawasan laut Inggris. Dilansir dari Uk Express, negosiator dari Inggris yaitu David Frost juga tidak mengindahkan tekanan-tekanan yang terus diberikan kepada Inggris. Namun meski begitu kekhawatiran para investor terhadap Brexit masih sangat membebani mata uang Poundsterling Inggris.

Di sisi lain, saat ini Inggris juga mengalami kenaikan jumlah kasus virus dan akan menantang walaupun memang tidak sebanyak yang terjadi di Amerika Serikat. Berbagai usaha dilakukan pemerintah seperti memperluas pinjaman untuk membantu bisnis kecil yang mendekati kehancuran. Sayangnya Buruh mengatakan semua itu sudah terlambat bagi perusahaan yang sudah dalam masalah.

Saat ini ekonomi Inggris juga lemah dibuktikan data produksi mobil yang hancur ke -42% dalam tahunan. Apalagi masalah Inggris dan China juga turut berkontribusi menyengsarakan sentimen para investor. Bersama dengan GBPUSD bearish saat ini, indeks Dolar AS bangkit 0,12% menuju ke 93,38. Data ekonomi utama AS mengenai PDB Q2 nanti malam menjadi fokus utama investor. Data diprediksi turun sampai -34,1% dibandingkan sebelumnya di -5,0%.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen utama akan menghentikan rencana untuk...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya, karena kekhawatiran bahwa varian baru...

Kelly Strategic Management Mengajukan ETF Ethereum Futures

Perusahaan investasi yang berbasis di Denver, Kelly Strategic Management telah mengajukan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang menawarkan eksposur ke kontrak...

Minyak Coba Memulihkan Beberapa Kerugian Karena Omicron

Pasar minyak memulihkan beberapa kerugian mengejutkan pekan lalu yang dipicu oleh kepanikan atas varian Omicron dari Covid setelah beberapa mengatakan bahwa jenisnya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -