Monday, August 10, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Bearish Karena Dolar AS Mampu Pulih, Menunggu PDB Q2 2020 Amerika Serikat

Must Read

Pengunjung Pantai Korea Selatan Sekarang Dapat Menggunakan Bitcoin untuk Membayar Layanan

Sebuah proyek percontohan yang dijalankan oleh perusahaan afiliasi Bitbeat CIC Enterprise ingin menyediakan solusi pembayaran kripto di...

Korea Selatan Akan Memiliki Pembayaran Tol yang Didukung Blockchain

KEB Hana Bank, salah satu bank komersial terbesar di Korea Selatan, mencapai kesepakatan dengan operator jalan raya...

Peneliti: Peretasan Pertukaran Crypto Terjadi dalam Tiga Cara

Para peneliti di konferensi keamanan Black Hat mengungkapkan bahwa pertukaran crypto mungkin rentan terhadap peretas. Meskipun pertukaran...

Pasangan mata uang GBPUSD bearish menuju ke nilai tukar 1,2985 atau mewakili penurunan 0,10% sepanjang sesi Asia hari Kamis ini (28/7). Sebelumnya di hari Rabu kemarin Pound sempat naik menuju ke puncak 10 Maret karena Dolar AS melemah. Pasalnya tadi malam Fed memberikan komentar kebijakan dengan nada yang dovish pada proyeksi ekonomi Amerika Serikat.

Tapi beberapa waktu terakhir, Dolar AS mungkin berusaha memulihkan diri. Momentum itu mendapatkan dukungan kekhawatiran Brexit yang membawa GBPUSD bearish dengan mudah. Untuk arag pergerakan pasangan selanjutnya mungkin akan cenderung menunggu rilis data PDB AS Q2 2020 nanti malam.

Perancis diberitakan tidak lagi menekan hak penangkapan ikan di kawasan laut Inggris. Dilansir dari Uk Express, negosiator dari Inggris yaitu David Frost juga tidak mengindahkan tekanan-tekanan yang terus diberikan kepada Inggris. Namun meski begitu kekhawatiran para investor terhadap Brexit masih sangat membebani mata uang Poundsterling Inggris.

Di sisi lain, saat ini Inggris juga mengalami kenaikan jumlah kasus virus dan akan menantang walaupun memang tidak sebanyak yang terjadi di Amerika Serikat. Berbagai usaha dilakukan pemerintah seperti memperluas pinjaman untuk membantu bisnis kecil yang mendekati kehancuran. Sayangnya Buruh mengatakan semua itu sudah terlambat bagi perusahaan yang sudah dalam masalah.

Saat ini ekonomi Inggris juga lemah dibuktikan data produksi mobil yang hancur ke -42% dalam tahunan. Apalagi masalah Inggris dan China juga turut berkontribusi menyengsarakan sentimen para investor. Bersama dengan GBPUSD bearish saat ini, indeks Dolar AS bangkit 0,12% menuju ke 93,38. Data ekonomi utama AS mengenai PDB Q2 nanti malam menjadi fokus utama investor. Data diprediksi turun sampai -34,1% dibandingkan sebelumnya di -5,0%.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pengunjung Pantai Korea Selatan Sekarang Dapat Menggunakan Bitcoin untuk Membayar Layanan

Sebuah proyek percontohan yang dijalankan oleh perusahaan afiliasi Bitbeat CIC Enterprise ingin menyediakan solusi pembayaran kripto di...

Korea Selatan Akan Memiliki Pembayaran Tol yang Didukung Blockchain

KEB Hana Bank, salah satu bank komersial terbesar di Korea Selatan, mencapai kesepakatan dengan operator jalan raya yang didukung negara, Korea Expressway...

Peneliti: Peretasan Pertukaran Crypto Terjadi dalam Tiga Cara

Para peneliti di konferensi keamanan Black Hat mengungkapkan bahwa pertukaran crypto mungkin rentan terhadap peretas. Meskipun pertukaran crypto memiliki privasi dan keamanan...

Lebih dari 10.000 Perusahaan Blockchain Baru Didirikan di Cina pada tahun 2020

Blockchain dan platform data crypto, LongHash, mengungkapkan pada 8 Agustus dalam sebuah tweet bahwa sektor blockchain China telah tumbuh secara substansial meskipun...

Keuntungan Saudi Aramco Anjlok, Mencari Tanda Pemulihan Pasar Minyak

Laba raksasa minyak negara Saudi Aramco anjlok 73% pada kuartal kedua tahun ini, karena penurunan permintaan energi dan harga akibat krisis virus...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -