Monday, August 10, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Bearish Meneruskan Kinerja Semalam Karena Risk Off Diperpanjang

Must Read

Kava Labs Bermitra dengan BNB48 Club, Untuk Apa?

Kava Labs mengumumkan kolaborasi baru dengan klub investor BNB - BNB48. Platform populer ditambahkan...

Pengunjung Pantai Korea Selatan Sekarang Dapat Menggunakan Bitcoin untuk Membayar Layanan

Sebuah proyek percontohan yang dijalankan oleh perusahaan afiliasi Bitbeat CIC Enterprise ingin menyediakan solusi pembayaran kripto di...

Korea Selatan Akan Memiliki Pembayaran Tol yang Didukung Blockchain

KEB Hana Bank, salah satu bank komersial terbesar di Korea Selatan, mencapai kesepakatan dengan operator jalan raya...

Sejak tadi malam pergerakan pasangan mata uang GBPUSD sudah mengalami beberapa penurunan. Sementara itu sepanjang sesi awal Eropa, pasangan GBPUSD bearish lebih lama setelah mata uang Dolar AS mendapatkan katalis untuk mendominasi pergerakan. Aliran perpindahan menuju ke aset safe haven sangat menguntungkan Dolar AS meski Dolar AS juga tumbang melawan safe haven Yen Jepang.

Salah satu penyebab aliran risk off baru-baru ini adalah karena kenaikan kasus di kawasan AS. Banyak investor yang khawatir bahwa pemerintah akan memberlakukan kembali lockdown untuk menekan penyebaran virus. Hal ini juga sempat mendapatkan informasi dari dr. Anthony Fauci yang memberikan saran agar negara bagian yang memburuk diberlakukan lockdown. Kekhawatiran lockdown itu membawa GBPUSD bearish.

Tentunya saja kebijakan ini tidak akan langsung diambil oleh pemerintah AS. Karena mengingat lockdown kemarin saja sudah menghancurkan seluruh struktur ekonomi AS. Jika kebijakan itu kembali diberlakukan, maka akan membatalkan harapan pemulihan ekonomi AS yang signifikan.

Poundsterling juga mendapatkan tekanan tambahan ketika pembicaraan Brexit kembali penuh ketidakpastian. Walaupun kemarin karena harapan Brexit yang optimis juga sempat membawa GBPUSD melonjak sangat. Baik bahkan setelah Menteri Keuangan Rishi Sunak memberikan stimulus fiskal, Pound juga melonjak sangat signifikan. Sayangnya semua itu harus runtuh kembali.

Pergerakan GBPUSD bearish bisa terus diperpanjang jika tidak ada pembaruan arah risiko global beberapa waktu kedepan. Apalagi hampir tidak ada katalis data dan peristiwa utama global yang bisa diharapkan. Oleh karena itu dinamika risiko global akan menjadi fokus perhatian para investor global. Beberapa penggerak risiko seperti masalah virus Corona yang masih terus memburuk. Selain itu berita mengenai pembicaraan Brexit dan hubungan geopolitik beberapa terus diperhatikan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kava Labs Bermitra dengan BNB48 Club, Untuk Apa?

Kava Labs mengumumkan kolaborasi baru dengan klub investor BNB - BNB48. Platform populer ditambahkan...

Pengunjung Pantai Korea Selatan Sekarang Dapat Menggunakan Bitcoin untuk Membayar Layanan

Sebuah proyek percontohan yang dijalankan oleh perusahaan afiliasi Bitbeat CIC Enterprise ingin menyediakan solusi pembayaran kripto di dua pantai tersibuk di negara...

Korea Selatan Akan Memiliki Pembayaran Tol yang Didukung Blockchain

KEB Hana Bank, salah satu bank komersial terbesar di Korea Selatan, mencapai kesepakatan dengan operator jalan raya yang didukung negara, Korea Expressway...

Peneliti: Peretasan Pertukaran Crypto Terjadi dalam Tiga Cara

Para peneliti di konferensi keamanan Black Hat mengungkapkan bahwa pertukaran crypto mungkin rentan terhadap peretas. Meskipun pertukaran crypto memiliki privasi dan keamanan...

Lebih dari 10.000 Perusahaan Blockchain Baru Didirikan di Cina pada tahun 2020

Blockchain dan platform data crypto, LongHash, mengungkapkan pada 8 Agustus dalam sebuah tweet bahwa sektor blockchain China telah tumbuh secara substansial meskipun...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -