Sunday, August 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Hari Ini Defensif Menunggu Data Inggris, Masih Jauh Dari Puncak Sepekan

Must Read

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata...

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak defensif dan bertahan di sekitar nilai tukar 1,2460 mendekati pembukaan sesi Eropa hari Jumat (3/6). Sebelumnya permintaan mata uang Poundsterling melemah cukup besar dan menjauh dari nilai tukar yang paling rendah dalam tujuh hari terakhir. Salah satu penyebab pelemahan mata uang Pound kemarin adalah keputusan Inggris untuk membatalkan rencana pembicaraan Brexit dengan Uni Eropa.

Sementara itu untuk pergerakan GBPUSD hari ini akan fokus ke rilis data utama Inggris mengenai IMP sektor jasa. Selain itu masalah antara AS dan China mengenai Hong Kong juga akan terus menggerakkan sentimen risiko global. Tapi pasar AS mungkin sepi karena sedang ada libur Nasional.

Mengenai masalah Brexit, banyak pihak yang memprediksi bahwa pembicaraan akan tetap pada kondisi yang sulit. Apalagi Inggris memutuskan membatalkan rencana pertemuan yang akan berlangsung bulan Juli ini. Michel Barnier dari UE pada akhirnya kesal dan mengeluarkan hujatan kepada Inggris bahwa pihak Inggris yang tidak melanjutkan pembicaraan. Presiden Komisi UE yaitu Ursula mengatakan kedua pihak masih jauh dari kesepakatan.

Selain masalah Brexit yang penuh ketidakpastian, GBPUSD hari ini juga terbebani oleh ancaman pengangguran yang lebih tinggi lagi. Apalagi pemerintah Inggris juga melangkah lebih jauh mengenai Hong Kong dengan menambah kekuatan. Tentunya keputusan itu akan membuat kondisi geopolitik global semakin memanas.

Pergerakan Poundsterling hari ini akan fokus ke rilis data mengenai IMP sektor jasa Inggris nanti sore. Data diprediksi akan berada di 47,00 dan jika benar sesuai dengan prediksi, maka pasangan bisa kembali mengalami kenaikan. Tapi kenaikan kasus virus Corona dan masalah global akan membatasi upaya kenaikan dari Poundsterling.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi pemerintah terbesar di dunia pada...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata uang Euro ini telah membawa...

GBPJPY Jatuh Setelah Trump Melarang Aplikasi Asal China

Pasangan mata uang GBPJPY sepanjang sesi Asia harus rela mengalami pelemahan karena dominasi Yen Jepang yang kuat. Hari Jumat ini (7/8) meluas...

AUDUSD Turun Setelah Pernyataan RBA Dalam SoMP Cenderung Dovish

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia bearish sepanjang sesi awal Asia membawa pasangan AUDUSD untuk turun ke nilai tukar 0,7224. Salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -