Sunday, January 17, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Must Read

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari...

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami pelemahan menjauh dari puncak 1,3366 menuju ke 1,3360 di hari Selasa (1/12). Kemudian meski begitu, Poundsterling hari ini masih dalam bias kenaikan 0,25%. Tampaknya para pembeli lebih suka ketika ada pelemahan Dolar AS dibandingkan berita mengenai Brexit yang pesimis.

Mengenai Dolar AS, saat ini indeks Dolar AS mengalami penurunan menghapus kenaikan yang terjadi dari lembah April 2018 sebelumnya. Kegagalan upaya pemulihan itu terjadi ketika pejabat AS khawatir terhadap pemulihan ekonomi negara itu dan akan ada dorongan dana stimulus. Selanjutnya akan ada kesaksian dari The Fed Powell bersama Menkeu Mnuchin dan juga The Fed Dallas yaitu R. Kaplan.

Semua pidato itu akan sangat diperhatikan oleh para pelaku pasar dan investor di sekitar Dolar AS. Karena akan menjadi petunjuk langkah kebijakan apa yang akan diambil mengingat dana stimulus belum hadir dan bisa menggagalkan upaya pemulihan ekonomi. Kemudian tekanan bagi safe haven Dolar AS semakin berat ketika ada optimism mengenai vaksin setelah Moderna akan mengajukan izin ke otoritas AS dan Eropa.

Poundsterling hari ini berhasil memanfaatkan kondisi tersebut meski ada beberapa beban yang harus ditanggung. Mengenai Brexit, keduanya tidak akan mundur dari masalah utama seperti perikanan. PM Boris tetap bertahan dan mendorong bisnis di negaranya agar siap hard Brexit. Meski begitu, PM Irlandia memberikan beberapa sinyal positif dan mengatakan ada beberapa pilihan yang tersedia untuk bisa soft Brexit.

Tentunya Poundsterling hari ini akan sangat menunggu berita lanjutan mengenai Brexit tersebut. Beberapa rilis data ekonomi juga akan menjadi perhatian seperti aktivitas manufaktur AS dan Inggris. Pidato dari pejabat AS juga menjadi fokus.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di hari Jumat (15/1) dan membawa...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari Jumat (15/1). Pasangan AUDUSD hari...

GBPUSD Tertolak Dari 1,3700, Menunggu Katalis Utama Berikutnya

Mata uang Poundsterling hari ini gagal untuk meneruskan aksi bullish yang tercatatkan pada pergerakan hari Kamis kemarin. Kenaikan sebelumnya terjadi setelah mata...

USDJPY Turun Karena Dolar AS Terbebani Banyak Masalah

Di sesi Asia hari ini, pasangan mata uang USDJPY turun cukup signifikan menuju ke nilai tukar 103,63 di hari Rabu (13/1). Dominasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -