Friday, April 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Memangkas Kenaikan, Masih Dalam Bullish Pasca Tidak Ada Suku Bunga Negatif BoE

Must Read

Eropa Masih Diserang Pandemi, EURUSD Turun Dari Tertinggi Bersama Aliran Risk Off

Mata uang Euro bearish melawan Dolar AS dan mengirimkan pasangan terjun sampai ke sekitar nilai tukar 1,1955....

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman...

Mata uang Poundsterling Inggris melemah lagi melawan Dolar AS menjelang pembukaan pasar Eropa hari Rabu (13/1). Pelemahan itu membawa pasangan GBPUSD untuk menjauh dari puncak paling tinggi dalam pekan di sekitar 1,3693 menuju 1,3680. Namun walaupun turun, secara luas saat ini GBPUSD bullish sekitar 0,15% dan bisa dipertahankan lebih lama lagi.

Salah satu katalis yang sempat membawa Poundsterling Inggris menjadi lebih tinggi adalah komentar dari BoE Bailey mengenai suku bunga. Dia mengatakan bahwa tidak akan ada suku bunga negatif meski kondisi ekonomi suram. Dengan komentar itu pasar merasa sangat senang dan mempertahankan nada pembelian di sekitar Poundsterling. Selain itu BoE Bailey juga mengatakan pandemi tidak akan mengubah struktural pada perekonomian Inggris.

Kemudian pendukung GBPUSD bullish hari ini juga datang dari posisi Dolar AS yang lemah. Indeks Dolar AS akhirnya kembali melemah menuju ke level di bawah 90,00 sejak hari Selasa kemarin. Beban pandemi dalam negeri di AS, masalah pemakzulan Trump dan optimisme stimulus menjadi penggerak utamanya.

Sayangnya bagaimanapun juga para pelaku pasar dan investor masih sangat khawatir dengan kondisi pandemi virus Corona di Inggris. Negara itu mengalami penambahan kasus yang besar diiringi dengan angka kematian yang juga tinggi. Bahkan bisa saja sistem kesehatan Inggris akan kolaps karena jumlah pasien yang dirawat meningkat tajam.

Tantangan lain yang dihadapi GBPUSD bullish juga datang pada masalah Brexit. Walaupun sudah selesai, Reuters memberitakan ada masalah mengenai nelayan asal Inggris dengan para penjual ikan di Perancis serta pabrik makanan hasil laut. Untuk arah selanjutnya pasar akan menunggu pembicaraan lanjutan pasca kesepakatan Brexit dan perpolitikan AS. tidak lupa berita ekonomi AS nanti malam juga ditunggu.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Eropa Masih Diserang Pandemi, EURUSD Turun Dari Tertinggi Bersama Aliran Risk Off

Mata uang Euro bearish melawan Dolar AS dan mengirimkan pasangan terjun sampai ke sekitar nilai tukar 1,1955....

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan kepada pelanggannya opsi untuk membayar...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman pada hari Kamis, langkah tersebut...

Chainlink Rilis White Paper Baru dalam Pergeseran Menuju Komputasi Kontrak Pintar

Chainlink meluncurkan white paper barunya pada hari Kamis, yang merinci ekspansi yang direncanakan dan poros dalam menciptakan jaringan oracle untuk komputasi. Proposal...

CEO Blackrock: Crypto ‘dapat Menjadi Aset yang Hebat’ Tetapi Tidak Menjadi Pengganti Mata Uang

Meskipun peluncuran saham Coinbase berhasil pada hari Rabu, CEO Blackrock Larry Fink masih menyatakan beberapa kekhawatiran atas adopsi institusional crypto.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -