Wednesday, December 1, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Mundur Dari Pemulihan Menunggu IMP Jasa Inggris dan Data AS

Must Read

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya,...

Mata uang Poundsterling melemah gagal untuk mempertahankan pemulihan yang dibangun sejak hari Selasa kemarin. Turunnya permintaan Pound membawa pasangan mata uang GBPUSD merosot menuju ke level harga 1,3025 saat mendekati pembukaan sesi Eropa hari Rabu ini (5/2). Salah satu penyebab melemahnya Pound adalah adanya laporan tuduhan atas tindakan yang keras dari PM Boris mengenai yurisdiksi teroris dan juga perlindungan pada lingkungan.

Boris diberitakan akan menarik Undang-Undang yang mengatur mengenai pembebasan terpidana teroris setelah menjalani setengah masa tahanan. Rencana dari pimpinan Tory itu tampak diragukan oleh oposisi partai Buruh untuk bisa mengeluarkan aturan seperti itu. Selain itu banyak juga kritikan yang menyasar PM Boris atas kebijakan lingkungan yang menghambat kinerja ekonomi emisi nol bersih.

Momentum Poundsterling melemah saat ini mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Dolar AS untuk membawa GBPUSD terjun kembali. USD diuntungkan dengan adanya kenaikan pada greenback setelah data-data optimis beberapa hari terakhir. Namun sayangnya sikap optimis para pedagang tampak masih dihadapkan oleh kekhawatiran virus Corona.

Pemulihan GBPUSD kemarin juga dikaitkan dengan minimnya berita negatif mengenai pembicaraan dagang antara Inggris dengan Uni Eropa. Selain itu IMP sektor konstruksi yang membaik juga mendorong Pound untuk bisa mendominasi di atas Dolar AS. Untuk saat ini tantangan Poundsterling melemah akan dihadapkan oleh rilis data mengenai IMP sektor jasa Inggris pada laporan bulan Januari.

Sementara itu dari sisi Dolar AS juga akan ada beberapa rilis data yang mampu menggerakkan GBPUSD selanjutnya. AS akan merilis data mengenai lapangan pekerjaan, tingkat aktivitas dan juga perdagangan. Dinamika sentimen risiko yang tertekan akibat virus Corona juga akan memainkan peran untuk menggerakkan pasangan GBPUSD.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen utama akan menghentikan rencana untuk...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya, karena kekhawatiran bahwa varian baru...

Kelly Strategic Management Mengajukan ETF Ethereum Futures

Perusahaan investasi yang berbasis di Denver, Kelly Strategic Management telah mengajukan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang menawarkan eksposur ke kontrak...

Minyak Coba Memulihkan Beberapa Kerugian Karena Omicron

Pasar minyak memulihkan beberapa kerugian mengejutkan pekan lalu yang dipicu oleh kepanikan atas varian Omicron dari Covid setelah beberapa mengatakan bahwa jenisnya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -