Friday, July 1, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Naik Karena Dolar AS Berada Di Terendah, Menunggu Pidato BoE

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Mata uang Poundsterling naik menuju ke nilai tukar 1,2723 melawan Dolar AS menjelang pembukaan sesi Eropa hari Kamis ini (23/7). Namun walaupun GBPUSD naik, para investor masih terus mencari alasan perubahan nada risiko yang terlihat di sekitar GBPUSD. Kemungkinan katalis utama datang dari berita mengenai Brexit dan juga mengenai virus Corona di Inggris. Sayangnya masalah dengan China masih akan membatasi upaya kenaikan tersebut.

Konflik antara Inggris dan AS melawan China terus mengalami peningkatan tensi. Untuk AS dan China sendiri memanas setelah ada perintah agar China menutup kantor konsulatnya yang ada di Houston. China tampaknya juga memberikan respon dengan menutup kantor konsulat AS yang berada di Wuhan.

Dilansir dari UK Express pemerintah memberikan peringatan ancaman bagi Inggris kedepannya di musim dingin. Ancaman itu adalah pandemi virus Corona, Brexit tanpa kesepakatan, flu dan juga banjir. Dilansir dari Reuters, Menteri Transportasi yaitu Grant Shapps mengatakan Inggris ingin kesepakatan yang bebas. Tapi Inggris juga siap jika memang tidak bisa mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa.

Kemungkinan dukungan yang membawa Poundsterling naik juga datang dari posisi Dolar AS yang masih melemah. Dinamika Dolar AS akan sangat ditentukan oleh hasil perdebatan Senat AS mengenai stimulus ekonomi lanjutan. Mengingat juga perdebatan itu menimbulkan ketidakpastian bagi para investor global.

Tantangan Poundsterling naik saat ini datang dari pidato para pembuat kebijakan dari BoE. Pidato itu membicarakan masalah peluang suku bunga negatif Inggris di tengah pandemi ini. Kemudian data utama ekonomi AS nanti malam juga akan menjadi perhatian. Data klaim pengangguran AS dalam pekan akan menjadi fokus. Karena data itu akan menggambarkan kondisi ekonomi AS saat ini.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -