Wednesday, April 14, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Naik Kembali Setelah Ada Harapan Pembicaran Brexit

Must Read

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak...

Poundsterling Inggris naik menjelang pembukaan sesi Eropa melawan Dolar AS menuju ke puncak yang tercatat pada pertengahan Juni kemarin. Dengan adanya kenaikan di hari Rabu ini (8/7), pasangan memperpanjang kenaikan dalam empat hari terakhir. Salah satu faktor pendorong utama GBPUSD adalah berita mengenai harapan pembicaraan Brexit yang positif. Banyak juga investor yang mengharapkan akan ada stimulus yang lebih banyak dari pemerintah Inggris.

Tapi sayangnya nada risk off mungkin akan membatasi Poundsterling Inggris naik saat ini. Para investor akan tetap waspada terhadap rasa tidak suka UE kepada regulator Inggris. Hari ini akan menjadi pembicaraan kunci kedua pihak. Selain itu berita mengenai pidato yang akan disampaikan Kanselir Rishi Sunak juga akan menggerakkan GBPUSD.

Pada akhirnya pada pimpinan Komisi UE sudah tiba lagi di London untuk melakukan pembicaraan lagi mengenai Brexit. Kedua pihak tampak tidak melakukan pembahasan apapun pada sesi makan malam tadi malam. Setiap kartu rahasia kedua pihak sangat ditunggu oleh para investor global.

Sementara itu dari masalah lain, dorongan yang membawa Poundsterling Inggris naik adalah berita harapan stimulus ekonomi oleh pemerintah Inggris. Langkah itu diambil untuk mengatasi pandemi yang menggerogoti ekonomi Inggris. Berbagai stimulus mungkin akan dikeluarkan oleh pemerintah pada hampir semua sektor ekonomi.

Pergerakan pasangan mata uang GBPUSD hari ini juga akan terus fokus ke berita mengenai pandemi virus Corona. Selain itu konflik antara Inggris dan China setelah protes pelarangan Huawei turut akan membebani risk on yang terdengar membawa pasangan naik. Saat ini masih sangat sepi rilis data ekonomi sehingga dinamika risiko akan menjadi katalis penggerak pasar keuangan global. Karena yield Treasury AS tenor 10 tahun juga tidak bergerak di 0,65%.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Menguat Meski Masih Dalam Kisaran Pergerakan Luas, Menanti Data AS

Arah harga minyak mentah global mencatatkan kenaikan yang cukup mengesankan pada pergerakan hari Selasa(13/4) di sesi Asia....

Masih Terbebani Pandemi, EURUSD Turun Lebih Rendah

Dominasi mata uang Dolar AS pada analisa hari ini tampak terus diperpanjang dan meluas. Penguatan Dolar AS turut membawa mata uang EURUSD...

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak pada mata uang Dolar New...

Optimisme Inggris Gagal Membantu Pound, GBPUSD Tetap Turun Sepanjang Sesi Asia

Mata uang Poundsterling Inggris melemah sepanjang sesi Asia hari Selasa (13/4) ketika berhadapan melawan Dolar AS. Nilai Pound gagal lebih unggul dibandingkan...

Berita Pekan Ini, RBNZ dan Inflasi AS Akan Jadi Fokus Bersama Pidato Fed Powell dan PDB China

Pekan ini sepertinya menjadi saat-saat yang sibuk untuk kawasan Asia. Sementara itu beberapa wilayah lain ada beberapa data ekonomi yang bisa menjadi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -