Friday, October 7, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Naik Meski Masih Dalam Penurunan Karena Terbebani Peluang Suku Bunga Negatif BoE

Must Read

Dolar Menguat Saat Investor Bersiap untuk Data NFP AS

Dolar naik pada hari Kamis, naik untuk sesi kedua berturut-turut, karena investor bertaruh pada laporan non-farm payrolls...

Emas Mengincar Kenaikan Minggu Kedua Saat Dolar Mereda

Harga emas bergerak sedikit pada hari Jumat karena investor menunggu data nonfarm payrolls utama AS untuk isyarat...

Minyak Naik 1% Karena Pemotongan Target Produksi OPEC+

Harga minyak naik sekitar 1% pada hari Kamis, bertahan di level tertinggi tiga minggu setelah OPEC+ setuju...

Pasangan mata uang GBPUSD naik saat sesi Asia hari Kamis ini (5/11) membantu mata uang Poundsterling untuk naik dari titik paling rendah dalam sesi. Namun meskipun mata uang Poundsterling Inggris mampu mendominasi pergerakan, pasangan masih dalam bias bearish yang suram. Nada pembelian gagal dilanjutkan lebih tinggi lagi karena Pound harus menerima beberapa beban yang cukup mendalam.

Salah satu beban yang memaksa GBPUSD menahan kenaikan adalah adanya pertimbangan dari BoE mengenai suku bunga negatif. Dengan kegagalan GBPUSD naik lebih tinggi, pasangan sedang bergerak di sekitar nilai tukar 1,2951 atau mewakili kenaikan sekitar 0,27%.

Sebelumnya saat sesi awal Asia tadi pagi, mata uang Poundsterling Inggris mencatatkan pelemahan yang sangat besar ke terendah sesi Asia di 1,2921. Dilansir dari Telegraph, aatini BoE sedang melakukan pertimbangan pada peluang pemberlakukan suku bunga negatif. Jika memang BoE menerapkan kebijakan moneter tersebut, maka sejalan dengan bank global seperti BoJ.

Tentunya berita tersebut sangat menghambat upaya GBPUSD naik saat ini dan hanya mampu memulihkan beberapa pip dan masih dalam bias bearish. Jika memang peluang BoE memberlakukan suku bunga negatif meningkat, ini akan membuat mata uang Poundsterling Inggris sangat terpukul sekali.

Kebijakan tersebut akan ditentukan pada hari ini dan tentunya akan diperhatikan oleh para pelaku pasar dan investor global. Selain peluang suku bunga negatif, para ahli ekonomi juga memprediksi bahwa BoE akan melakukan program pembelian aset sampai 100 miliar Pound pada pertemuan nanti.

Terlepas dari semua masalah dalam negeri Inggris, pergerakan GBPUSD hari ini juga sangat dibebani oleh ketidakpastian pemilihan Presiden AS. Hal ini terjadi karena hasil pemilihan Presiden AS itu sangat tidak pasti dan akan terus menggerakkan arah risiko global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Menguat Saat Investor Bersiap untuk Data NFP AS

Dolar naik pada hari Kamis, naik untuk sesi kedua berturut-turut, karena investor bertaruh pada laporan non-farm payrolls...

Emas Mengincar Kenaikan Minggu Kedua Saat Dolar Mereda

Harga emas bergerak sedikit pada hari Jumat karena investor menunggu data nonfarm payrolls utama AS untuk isyarat lebih lanjut tentang ekonomi terbesar...

Minyak Naik 1% Karena Pemotongan Target Produksi OPEC+

Harga minyak naik sekitar 1% pada hari Kamis, bertahan di level tertinggi tiga minggu setelah OPEC+ setuju untuk memperketat pasokan global dengan...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 7 Oktober 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 7 Oktober 2022

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -