Thursday, October 1, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Naik, Pulih Dari Penurunan Dua Hari Setelah Dolar AS Melemah Lagi

Must Read

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu...

Mata uang Poundsterling hari ini menjelang pembukaan sesi Eropa sempat mengalami beberapa pelemahan melawan Dolar AS. Sehingga membawa pasangan GBPUSD untuk turun menuju ke nilai tukar 1,3073 di hari Kamis ini (13/8). Namun secara luas Pound masih mampu unggul di atas Dolar AS dan mempertahankan upaya pemulihan dari titik paling rendah harian di sekitar nilai tukar 1,3005.

Memang untuk pelemahan Poundsterling hari ini sebenarnya bukan disebabkan oleh berita negatif dari Inggris. Tapi lebih disebabkan oleh pelemahan Dolar AS melawan mata uang utama global lainnya. Selain itu beberapa waktu sebelumnya memang GBPUSD sudah berupaya masuk ke fase konsolidasi dari penurunan dua hari tanpa jeda sebelumnya. Sehingga pemulihan saat ini sudah berusaha dilakukan sejak beberapa waktu sebelumnya.

Sementara itu di hari Rabu kemarin, Inggris merilis data PDB dengan hasil penurunan di atas -20%. Inggris bisa dikatakan sudah masuk ke fase resesi akibat ekonomi yang tumbuh pada zona negatif. Para pemilik bisnis dan juga serikat pekerja juga peminat agar memperpanjang skema cuti yang akan berakhir Oktober mendatang.

Dari masalah perdagangan, masalah Brexit tampaknya belum menemui titik terang sama sekali. Para negosiator dari kedua belah pihak akan melangsungkan pembicaraan tahap keenam pada pekan yang akan datang. Kemudian dari tempat lain, konflik antara AS-Eropa tapaknya juga akan terus memanas. Karena AS menerapkan tarif baru yang lebih tinggi setelah menilai Eropa lambat dalam kasus airbus.

Meski banyak berita negatif, tapi Poundsterling hari ini sebenarnya tidak memberikan respon. Karena berita itu sudah berlalu kemarin. Sehingga GBPUSD naik disebabkan tidak ada kemajuan stimulus ekonomi dari AS. Data klaim pengangguran AS dalam sepekan yang akan dirilis nanti malam akan menawarkan arah selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat laju pemulihan permintaan dan melawan...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (30/9). Penguatan Dolar AS membawa...

NZDUSD Turun Setelah Data Caixin China Pesimis Bersama Sikap Hati-hati Debat Calon Presiden AS

Permintaan terhadap mata uang Dolar New Zealand mengalami penurunan saat sesi pertengahan Asia hari Rabu (30/9). Dengan pelemahan ini maka menyebabkan NZDUSD...

AUDJPY Turun Meski Data Ekonomi China Mengesankan Di Tengah Langkah Hati-hati Ketika Debat Calon Presiden AS

Mata uang Dolar Australia melemah saat sesi awal Asia hari Rabu (30/9) dan membawa pasangan AUDJPY untuk turun lebih dalam lagi. Padahal...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -