Friday, April 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Pulih Dari Terendah 1985 Setelah Dolar AS Pullback Dari Puncak Tahunan

Must Read

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman...

Chainlink Rilis White Paper Baru dalam Pergeseran Menuju Komputasi Kontrak Pintar

Chainlink meluncurkan white paper barunya pada hari Kamis, yang merinci ekspansi yang direncanakan dan poros dalam menciptakan...

Saat ini pasangan mata uang GBPUSD mampu memulihkan diri sampai 1,55 persen menuju ke 1,1666 saat mendekati pembukaan sesi Asia hari Jumat (20/3). Sebelumnya Poundsterling sempat melemah dengan suram sampai kehilangan kenaikan 1.800 pip akibat Dolar AS menguat. GBPUSD hari ini mampu naik kembali setelah Dolar AS tertolak dari puncak paling tinggi tiga tahun beberapa waktu terakhir.

Penguatan mata uang Poundsterling Inggris juga datang dari adanya tekanan untuk meluncurkan stimulus moneter yang lebih besar lagi. Tekanan itu menghidupkan selera risiko yang pada akhirnya berkolaborasi dengan pelemahan Dolar AS dan membawa GBPUSD hari ini untuk pulih. Sebelum kenaikan ini, pasangan telah menyentuh level paling rendah sejak tahun 1985 yang disebabkan oleh kekhawatiran virus Corona.

Permintaan Poundsterling Inggris semakin kuat setelah rilisnya laporan dari The Guardian terkait vaksin. Pemerintah Inggris tampaknya akan berusaha dengan total untuk melakukan pengembangan vaksin virus Corona dalam rentang waktu beberapa bulan mendatang. Sehingga sebelum akhir tahun 2020 diharapkan akan ada vaksin untuk mengatasi wabah virus Corona yang terus melonjak tinggi.

Untuk kawasan Inggris sendiri saat ini sudah ada sampai 3.269 kasus infeksi dengan penambahan terakhir sebanyak 643 kasus. Bahkan saat ini pembicaraan dagang pasca Brexit tampaknya akan penuh tanda tanya. Pasalnya wakil Brexit dari Uni Eropa yaitu Michel Barnier dilaporkan turut terjangkit virus Corona. Sehingga arah pembicaraan Brexit tampaknya belum jelas.

Penguatan GBPUSD hari ini senada dengan pergerakan positif di sekitar saham Asia dan Wall Street. Sementara itu tolak ukur sentimen risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun sudah mampu naik menuju ke 1,158%. Kurangnya katalis menyebabkan pedagang akan fokus ke dinamika sentimen risiko global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman pada hari Kamis, langkah tersebut...

Chainlink Rilis White Paper Baru dalam Pergeseran Menuju Komputasi Kontrak Pintar

Chainlink meluncurkan white paper barunya pada hari Kamis, yang merinci ekspansi yang direncanakan dan poros dalam menciptakan jaringan oracle untuk komputasi. Proposal...

CEO Blackrock: Crypto ‘dapat Menjadi Aset yang Hebat’ Tetapi Tidak Menjadi Pengganti Mata Uang

Meskipun peluncuran saham Coinbase berhasil pada hari Rabu, CEO Blackrock Larry Fink masih menyatakan beberapa kekhawatiran atas adopsi institusional crypto.

Google Cloud Integrasikan Band Protocol untuk Data Real-Time Harga Crypto

Google Cloud menggabungkan teknologi inti dari Band Protocol, layanan oracle terdesentralisasi, untuk memungkinkan "analisis data deret waktu keuangan yang cepat dan akurat,"...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -