Monday, August 8, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

GBPUSD Turun Menjauh Dari Puncak Lima Pekan Akibat Kekhawatiran Hard Brexit

Must Read

Minyak Merosot di Tengah Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun pada hari Senin, melayang di dekat posisi terendah multi-bulan, karena kekhawatiran resesi merusak prospek...

Dolar Perpanjang Kenaikan vs Yen Karena Meningkatnya Taruhan Kenaikan Fed yang Besar

Dolar memperpanjang reli terbaiknya terhadap yen sejak pertengahan Juni pada Senin, didukung oleh imbal hasil Treasury yang...

Dolar AS Membukukan Kenaikan Luas Karena Data NFP yang Kuat

Dolar menguat secara keseluruhan pada hari Jumat, mencatatkan persentase kenaikan harian terbesar sejak pertengahan Juni terhadap yen,...

Mata uang Poundsterling Inggris melemah berhadapan melawan Dolar AS dan membawa GBPUSD terjun ke 1,3030. Pelemahan ini memaksa Pound untuk menjauh dari puncak paling tinggi selama lima pekan terakhir yang dicetak Jumat pekan lalu. GBPUSD tetap turun meskipun secara luas Dolar AS juga masih dalam tekanan signifikan.

Beban utama yang menyebabkan Poundsterling Inggris melemah adalah kekhawatiran yang memuncak pada masalah Brexit. Lonjakan kasus virus Corona yang naik signifikan di sekitar kawasan Eropa juga menjadi beban tambahan bagi mata uang Inggris. Melihat semua katalis yang membawa ke penurunan, memaksa para pelaku pasar dan investor mengalihkan fokus ke pidato dari Gubernur BoE Bailey dan juga PM Boris dalam waktu dekat.

Brexit kembali terancam tanpa ada kesepakatan ketika Uni Eropa dan Inggris tetap keras pada beberapa poin yang mereka inginkan. Meski tetap keras, keduanya sangat ingin bisa mencapai kesepakatan Brexit. Masalah ini menyebabkan pembicaraan yang terjadi sepekan terakhir berakhir gagal meski sudah sangat dekat dengan batas waktu pembicaraan yaitu pada 15 Oktober mendatang.

Melihat kondisi ini, PM Boris menjalin komunikasi dengan pimpinan kawasan Eropa dan Kanselir Jerman. Dia mengatakan agar ketegangan risiko hard Brexit bisa dikurangi. Pemerintah juga memberikan pengumuman agar bisnis Inggris bersiap menjelang habisnya masa transisi. Pembaruan pembicaraan akan sangat menentukan arah GBPUSD selanjutnya.

Dari lokasi lain, Poundsterling Inggris melemah ketika stimulus AS yang diajukan Presiden Trump sepertinya gagal menarik perhatian Ketua DPR Pelosi. Hal itu memancing aksi penghindaran risiko yang cukup kuat saat sesi Asia berlangsung. Untuk arah selanjutnya mungkin akan kurang jelas mengingat sebagian pasar AS hari ini sedang libur. Pidato dari PM Boris dan BoE Bailey akan menawarkan arah selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Merosot di Tengah Kekhawatiran Resesi

Harga minyak turun pada hari Senin, melayang di dekat posisi terendah multi-bulan, karena kekhawatiran resesi merusak prospek...

Dolar Perpanjang Kenaikan vs Yen Karena Meningkatnya Taruhan Kenaikan Fed yang Besar

Dolar memperpanjang reli terbaiknya terhadap yen sejak pertengahan Juni pada Senin, didukung oleh imbal hasil Treasury yang lebih tinggi setelah data pekerjaan...

Dolar AS Membukukan Kenaikan Luas Karena Data NFP yang Kuat

Dolar menguat secara keseluruhan pada hari Jumat, mencatatkan persentase kenaikan harian terbesar sejak pertengahan Juni terhadap yen, setelah laporan penggajian AS yang...

Bitcoin (BTC) : Analisa Teknikal Harian 8 Agustus 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, Bitcoin (BTC) memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 8 Agustus 2022

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -